Audensi FKUB, Penjabat Gubernur Ingatkan Bersinergi Harmonikan Perdamaian

Mataram, flashlombok.com – Penjabat Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, S.IP., M.M, menegaskan, cara menciptakan perdamaian adalah dengan tidak saling menjatuhkan, menjalin kebersamaan, juga menumbuhkan sikap saling menghargai.
Harus dipahami bahwa perbedaan itu pasti ada, dan yang akan selalu ada dalam hidup bermasyarakat dan beragama. Tinggal caranya dalam memandang perbedaan harus diubah, agar perdamaian dapat tercapai. ‘’Bagaimana harmoni kita beragama, bagaimana kita bersinergi dan mengharmonikan kedamaian, seperti itu yang kita harapkan,’’ katanya saat menerima audiensi Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) NTB di ruang tamu Gubernur NTB. Selasa, (3/7/2024)
Ditambahkan, Nusa Tenggara Barat ini dihuni oleh ragam agama dan kultur, penduduk lokal dan pendatang, kampanye tentang kedamaian dalam hidup yang berbeda itu harus terus diupayakan. Oleh karennya organsasi atau lembaga tertentu harus masif mengedukasi semua itu.
“Memahamkan dan mengharmonikan perbedaan menjadi tugas bersama. Silaturahim dalam jalinan kebersamaan lalu menciptakan kenyamanan dalam hidup berbangsa dan beragama, sesuai misi FKUB Moderasi, mitigasi dan mediasi,” tandasnya.
Terakhir, Penjabat Gubernur mengajak FKUB NTB untuk memerangi narkoba dengan terus memberikan pencerahan kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat tentang bahaya narkoba “Hindari narkoba dari diri kita, hindari narkoba dari keluarga kita, katakan tidak pada narkoba. Sama-sama mengingatkan diri sendiri,’’ ujarnya.

Sementara itu, Ketua FKUB NTB, Dr Buya Muhammad Subki Sasaki, MH, sesuai pertemuan menjelaskan, dalam pertemuan dengan penjabat gubernur NTB yang baru, FKUB memaparkan kondisi terkini harmonisasi hubungan ummat lintas agama di Nusa Tenggara Barat.
‘’Kepada pak gubernur FKUB juga melaporkan program kerja yang dilakukan, seperti program moderasi, Mitigasi dan Mediasi atau yang lebih dikenal dengan program 3M,’’ jelas Buya Muhammad Subki Sasaki.
Ditambahkan, dalam pertemuan tersebut, FKUB yang melakukan audensi dengan penjabat gubernur ntb, juga menjelaskan terkait jumlah persentase pemeluk masing-masing agama di daerah ini, termasuk beberpa program yang sudah dilaksanakan oleh FKUB. (r01/dk03).
