Dua Orang Diamankan Buntut Keributan Suporter Futsal di GOR Turide

Mataram, flashlombok.com – Jajaran Polsek Sandubaya bergerak cepat menangani keributan antar-suporter yang terjadi saat gelaran Futsal Six 2026 di GOR 17 Desember Turide, Kota Mataram, Sabtu (12/09/2026).
Keributan tersebut melibatkan suporter dari salah satu SMA di Lombok Tengah dengan suporter salah satu SMA di Lombok Timur. Sebelumnya, kedua tim bertanding dalam ajang futsal tersebut dan pertandingan sempat berlangsung aman hingga memasuki bagian akhir babak kedua.
Situasi kemudian memanas setelah terjadi cekcok di area tribun yang melibatkan sejumlah suporter. Perselisihan tersebut bahkan berlanjut hingga ke luar stadion setelah pertandingan berakhir.
Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K., mengatakan keributan dipicu oleh reaksi sejumlah suporter dari kedua pihak. Meski pertandingan di lapangan dapat diselesaikan, ketegangan kembali terjadi ketika para suporter berada di luar stadion.
“Awalnya terjadi cekcok di tribun, namun kembali terjadi di luar stadion hingga sempat terjadi pengeroyokan salah sasaran. Korban yang dikeroyok tersebut bukan berasal dari salah satu suporter yang bertikai,” jelas AKP Niko.
Personel Polsek Sandubaya yang sejak awal ditugaskan melakukan pengamanan kegiatan langsung bergerak mengendalikan situasi. Petugas juga melakukan tindakan pengamanan terhadap dua orang yang diduga terlibat dalam keributan.
Dari dua orang yang diamankan, salah satunya diduga membawa senjata tajam (sajam). Keduanya kemudian dibawa ke Mapolsek Sandubaya untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman terkait keterlibatan mereka dalam insiden tersebut.
“Dalam keributan tersebut kami mengamankan dua orang yang diduga terlibat. Salah satunya diamankan karena membawa sajam. Keduanya sudah kami amankan untuk diperiksa lebih lanjut,” tegas Kapolsek.
AKP Niko menambahkan, berkat respons cepat personel di lapangan, situasi dapat segera dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi keributan yang lebih luas.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban dari kedua kelompok suporter yang terlibat. Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara utuh rangkaian kejadian serta memastikan tidak ada potensi gangguan lanjutan. (mtr12/r01).
