Jelang Pemilu, Polisi Monitoring Isu Negatif Dinamika Media Sosial

Mataram, flashlombok.com. – Semakin dekatnya perhelatan pemilu 2024, dan untuk antisipasi munculnya isu negatif, hoax dan hate speach (ujaran kebencian), Satgas Humas Operasi Mantap Brata Rinjani 2023-2024 Polresta Mataram melakukan monitoring dan pemantauan dinamika media sosial di ruang digital Humas Polresta Mataram. Rabu, (20/12/2023)
Kasi Humas Iptu Wiwin Widarti selaku Kasatgas Humas, menjelaskan dinamika politik yang mulai memanas harus diredam dengan melakukan edukasi, sosialisasi, imbauan, memberikan informasi yang sebenar-benarnya melalui media sosial atau dunia maya (digital) dalam rangka harkamtibmas menjelang Pemilu 2024.
” Melalui Satgas Humas yang diberikan tugas dan tanggung jawab berkewajiban terus memantau konten atau informasi di ruang digital utamanya media sosial,’’jelasnya.
Iptu Wiwin menjelaskan, konten negatif yang berisi kritikan, sindiran dan hujatan mewarnai media sosial, untuk mencegah adanya potensi gangguan di media sosial, Satgas Humas memantau untuk memberikan edukasi, apabila dibiarkan dan disusupi oleh komentar-komentar yang provokatif tidak menutup kemungkinan akan menjadi konflik sosial di dunia nyata.
” Konten berupa hoax, ujaran kebencian, black campaign (kampanye hitam), politisasi SARA, disinformasi (informasi hoax), pencemaran nama menjadi prioritas sasaran patroli cyber dan Satgas Humas ,’’ katanya.
Masyarakat diharapkan lebih cerdas dalam menggunakan media sosial, karena tidak menutup kemungkinan apabila ditemukan akun yang menyebar dan melakukan provokasi tentunya akan dilakukan penegakkan hukum bila ditemukan perbuatan pidananya.
‘’Kami mengimbau, menyikapi perkembangan politik di tanah air untuk bijak bermedia sosial dan tidak mudah mempercayai informasi di medsos sebelum melakukan cek and ricek kebenarannya sebelum dibagikan,’’ tandasnya. (m01/pm20)
