Puluhan Warga Alami Keracunan, Diduga Setelah Makan Nasi Bungkus Panitia

Lombok Barat, flashlombok.com – Puluhan orang diduga mengalami keracunan setelah menyantap nasi bungkus yang diberikan oleh panitia penyuluhan dan penanaman obat, di Dusun Lebah Munte, Desa Lebah Sempagam Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Minggu 4 Juni.
Warga yang mengalami keracunan tersebut sebanyak 32 orang dan dilarikan ke sejumlah puskemas, klinik dan RSUD Awet Muda Narmada, untuk mendapat pertolongan. Sementara panitia kegiatan langsung diperiksa oleh anggota Polsek Narmada.
Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada Kompol Kadek Metria S.Sos SH MH , kepda media ini di Tempat Kejadian Perkara, menjelaskan, menurut keterangan saksi-saks,i salah satunya MY, 40 tahun, warga Dusun Lebah Munte, Lebah Sempaga, sekitar pukul 08.00 wita bertempat di pekarangan rumah miliknya telah dilaksanakan acara penyuluhan dan penanaman Tanaman obat keluarga yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa S1 Farmasi Universitas Qhamarul Huda Bagu (UNIQHBA).
Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa yang berjumlah sekitar 165 orang dan warga masyarakat Dusun Lebah Munte yang berjumlah 15 orang. Pada pukul 10.00 wita, panitia acara membagikan nasi bungkus yang berisikan lauk pauk berupa Tempe, Mi instan dan ayam suwir serta kue kotak kepada seluruh peserta.
Kemudian sekitar pukul 12.00 Wita para peserta makan siang, dengan makanan telah dibagikan dibagikan panitia, Sedangkan sisa makanan berupa nasi bungkus yang masih tersisa juga dibagikan kepada warga masyarakat sekitar termasuk kepada anak- anak.
Dua jam setelah makan siang, sekitar pukul 14.00 wita, para peserta dan warga masyarakat yang telah memakan nasi bungkus tersebut merasakan sakit perut, mual dan panas dingin.

Kapolsek menjelaskan, para peserta dan warga masyarakat yang mengalami sakit tersebut, selanjutnya dibawa menggunakan mobil dan sepeda motor menuju Klinik Soka, Puskesmas Sedau dan RSUD Awet Muda Narmada, dan beberapa mahasiswa peserta yang keracunan yang berasal dari Lombok Tengah dibawa ke Rumah Sakit Bagu Lombok Tengah.
Menurut keterangan sejumlah saksi, termasuk saksi DH, 24 tahun, yang merupakan Ketua Panitia Acara menjelaskan, selain warga masyarakat yang keracunan akibat menkonsumsi makanan nasi bungkus tersebut, para mahasiswa peserta penyuluhan dan dirinya juga mengalami keracunan dari makanan nasi bungkus yang disiapkan dan dibagikan tersebut.
Dijelaskan, kalau nasi bungkus dipesan oleh panitia Seksi Konsumsi dari salah seorang warga di Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah, dan saksi tidak mengetahui kalau makanan tersebut tidak layak untuk dikomsumsi.
Kapolsek merinci, warga yang diduga mengalami keracunan tersebut, dibawa ke Klinik Soka Narmada berjumlah 7 orang, RSUD. Awet Muda Narmada satu 1 orang , kemudian yang dirawat di UPT Puskesmas Sedau berjumlah 14 orang, di Puskesmas Bagu Lombok Tengah sebanyak 8 orang dan dirawat di Klinik Pratama Nurul Huda sebanyak 2 jadi. Jadi total jumlah mahasiswa dan warga yang diduga keracunan sebanyak 32 orang, Mahasiswa 10 orang dan 22 warga masyarakat.
‘’Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan, bahwa seluruh pasien mengalami keluhan mual, nyeri ulu hati, muntah, mules dan lemas. Untuk barang bukti sisa atau sampel makanan dan bahan makanan diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut , serta berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polresta Mataram,’’ tambahnya. (PM5/RED)
