Pengembangan Literasi Perempuan di Wilayah Pesisir, Dosen Prodi Sosiologi UNRAM Adakan Pengabdian Masyarakat Pesisir

Lombok Barat, flashlombok.com – Perempuan pesisir di NTB merupakan bagian dari tenaga kerja yang potensial. Khususnya perempuan pesisir yang berada sekitar obyek daya tarik wisata, mereka memiliki peluang untuk terlibat, bekerja di sektor wisata untuk memajukan daerah tersebut. Sehingga perlu ditingkatkan daya literasi yang ada perempuan yang ada di wilayah pesisir.
Melihat potensi yang ada, Program studi Sosiologi Universitas Mataram (Unram), adakan pengabdian di Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Lombok Barat (Lobar), Sabtu, 27 Mei 2023.
Kegiatan ini diketuai oleh Maya Atri Komalasari, S.Sos., M.A., dengan anggota Ir. Rosyadi Husaini Sayuti, M.Sc. Ph.D, dan Azhari Evendi., S.Sos., MA.
Pengabdian masyarakat yang dilakukan Dosen Sosiologi, selaku akademisi, bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi masyarakat khususnya perempuan terkait dengan daya literasi perempuan khususnya di wilayah pesisir.
“Kegiatan pengabdian ini dilakukan karena melihat potensi perempuan yang mempunyai daya saing baik dalam dunia kerja di wilayah pesisir, sehingga daya literasi menjadi hal penting untuk pengembangan perempuan dalam pengembangan potensinya” Ungkap Maya.
Selanjutnya Maya menjelaskan bahwa, perempuan memiliki potensi yang bagus untuk pengembangan tingkat kesejahteraan keluarganya, karena perempuan merupakan guru pertama bagi anak-anak atau sumber daya manusia (SDM) yang akan melanjutkan pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang ada di daerah NTB khususnya di Sekotong Barat.
“Perempuan merupakan madrasatul ula (sekolah pertama) bagi anak-anak bukan guru sekolah apalagi dosen. Sehingga perempuan perlu meningkatkan daya literasi agar generasi-generasi selanjutnya menjadi anak-anak yang dapat membanggakan orang tuanya” ungkapnya.
Maya mengungkapkan, bahwa ini pengabdian yang kedua yang dilaksanakan di Desa Sekotong Barat. Sebelumnya pengabdian dilakukan tahun lalu yaitu 2022. Pemilihan Sekotong Barat dipilih sebagai tempat pengabdian dilaksanakan, karena wilayah ini masih minim sentuhan masyarakat luar maupun dari pemerintah.
“Pengabdian ini merupakan pengabdian kedua yang kami lakukan di Desa Sekotong Barat, karena masih minimnya sentuhan-sentuhan dalam pengembangan masyarakat, dan semoga kami bisa tetap terus melakukan pengabdian disini untuk pengembangan masyarakat” ungkap Maya.
Dalam pengabdian kali ini, Maya menghadirkan komunitas Lombok Pintar (Lontar) yang bergerak di bidang literasi. Dihadiri oleh Azhari Evendi selaku ketua dan Dosen Prodi Sosiologi.
“Kita bisa melihat perbedaan orang Turis dengan orang lokal, orang turis kemana-mana membawa buku sedangkan masyarakat lokal sekarang lebih terfokus melihat gadgetnya saja” tutur Azhari.
Azhari mengungkapkan, Masyarakat sekarang sudah terarus zaman sehingga anak-anak, perempuan dan masyarakat lainnya sudah jarang membaca buku, akan tetapi lebih banyak melihat media sosial yang ada di gadget (HP), ntah itu menonton hal-hal yang kurang bermanfaat dan lain-lainnya.
“Kita bisa lihat sekarang kebanyakan masyarakat hanya fokus pada gadget, sehingga buku yang ada jarang dibaca bahkan dibuka” ungkapnya.
Kepala Dusun tertarik dengan hal-hal yang sudah disampaikan oleh Azhari sehingga Kepala Dusun dan masyarakat merasa senang dan bersyukur atas dilaksanakan pengabdian masyarakat di Dusunnya.
“Saya sangat bersyukur dengan diadakannya pengabdian di Dusun saya ini yaitu Dusun Datu Leong. Semoga kedepannya masyarakat disini bisa lebih terpahami lagi akan pentingnya literasi, khususnya untuk anak-anak dan perempuan yang ada di Dusun ini” ungkap Kadus ke pihak penyelenggara pengabdian.
Kegiatan pengabdian masyarakat khususnya di pengembangan literasi pada perempuan ini berjalan lancar dan sukses, terlihat dari setelah pelaksanaan pengabdian ramai anak-anak maupun ibu-ibu yang terlihat membaca.
Di akhir kegiatan, Maya selaku ketua pelaksana pengabdian kegiatan mengucapkan terimakasih kepada pihak desa dan dusun serta masyarakat yang sudah berpartisipasi di kegiatan pengabdian.
“Atas perhatian dan partisipasi masyarakat pada acara pengabdian sudah menjadi suatu kebahagiaan bagi kami sebagai pelaksana, dan Insya Allah semoga kami bisa Istiqomah dalam melakukan pengabdian di masyarakat” ungkap Maya.
