Kapolsek Selaparang Turun Langsung Cegah Kenakalan Remaja Di Bulan Ramadhan

Mataram, flashlombok.com – Untuk mencegah  Balap Liar, Judi Balap Lari, Judi Sepak Bola dan Antisipasi Kembang Api atau Petasan di bulan ramadhan, terus dilakukan secara masif oleh  Polsek Selaparang,  dengan sasaran sepanjang  jalan  Udayana,  Kecamatan Selaparang Kota Mataram, pada Jumat dini hari 31 Maret.

Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung  Kapolsek Selaparang,  didampingi Pawas Aiptu I Made Oka Wismaya, bersama gabungan piket fungsi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Baru dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Rembiga.

Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Selaparang,  Iptu I Putu Sastrawan SH, menjelaskan,  pelaksanakan Kegiatan antisipasi Balap Liar, Judi Balap Lari, Judi Sepak Bola dan Antisipasi Kembang Api atau Petasan, rutin dilakukan di  Jalan Udayana  sampai menjelang makan sahur.

” Diketahui banyak kenakalan remaja dari usia rata-rata 18-20 tahun yang sangat menggangu dan meresahkan masyarakat, ” jelas  Iptu Sastrawan

Pengamanan terhadap warga masyarakat sesuai perintah Kapolres Mataram, untuk mengantisipasi kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Selaparang yang menimbulkan potensi gangguan selama bulan suci Ramadhan 1444 H.

Kegiatan ini rutin digelar secara massif  selama bulan Suci Ramadhan, terutama mengantisipasi kegiatan masyarakat yang menunggu sahur,  berupa seperti Balap Liar, Balap Lari, Judi Sepak Bola, termasuk  Sepeda Motor Yang Menggunakan Knalpot Tidak Sesuai dengan Peruntukannya  atau bronk  dan Kembang Api atau Petasan.

Kapolsek berharap,  dengan adanya personil  kepolisian yang hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya  pengguna jalan raya, merasa nyaman dalam perjalanan dan juga memberikan rasa aman dari segala potensi gangguan Kamtibmas,  sehingga warga Masyarakat merasa puas dan segan dengan hadirnya polisi.

Selain melakukan pengamanan  menjelang makan sahur, jjaran polsek selaparang juga  melakukan peningkatan pelayanan pengamanan, saat berbuka puasa dan sholat tarawih, yang dilakukan  secara humanis di lokasi kegiatan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *