“Mawar Mas”, Harumkan Mataram Dari Masjid

Mataram, flash lombok.com – Program Melawan Rentenir Dari Masjid atau lebih di kenal dengan istilah “Mawar Mas” yang inisiasi oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI), OJK, BSI, Bank NTB Syariah serta Bank Dinar ASHRI, kini telah memasuki angkatan ke-11.
Kali ini dilaksanakan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Masjid dengan tema “Dari Masjid, Kita Harumkan Bumi Mentaram”, yang akan berlangsung pada tanggal 4 dan 5 Maret 2022, yang diikuti oleh 44 Takmir masjid dari 22 masjid se-Kota Mataram, di Aula Kantor Wali Kota Mataram, Sabtu 04 Maret.
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah upaya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat khusunya jamaah masjid yang berjualan di sekitar masjid melalui bantuan modal usaha tanpa bunga.
“ini adalah upaya untuk memberikan manfaat bagi warga masyarakat kita, khususnya jamaah pengajian di masjid, dan ini merupakan penghargaan juga bagi para jamaah masjid yang diberikan dukungan secara ekonomi walaupun sifatnya bukan hibah, bukan cuma-cuma tetapi sifatnya adalah pinjaman modal usaha yang tidak ada bunganya dengan jangka waktu satu tahun”. Ujar Wakil Wali Kota TGH Mujiburrahman.
Ditegaskan, bahwa nantinya para takmir masjid ini akan menjadi koordinator pembentukan kelompok pengusaha kecil, bisa memberikan pembelajaran agar para penerima bantuan modal usaha ini lebih serius dan produktif.
Selain menabung untuk melunasi bantuan modal tersebut, juga dapat menabung untuk kelangsungan ekonomi keluarga maupun untuk bersedekah kepada sesama.
“Yang perlu saya tekankan disini kepada takmir masjid yang akan menjadi koordinator langsung dari pada pembentukan kelompok para pengusaha kecil ini, yang juga akan behubungan dengan pemberi modal, perlu diperhatikan adalah pertama mengedukasi warga masyarakat penerima bantuan untuk lebih semangat dan serius dalam mengelola bantuan pinjaman dana yang akan didapatkan supaya bisa berputar secara produktif sehingga kewajiban untuk pengembalian dalam jangka waktu satu tahun bisa berjalan lancar, dan juga ada profit serta keuntungan, sehingga dari keuntungan itu nantinya dapat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga serta dapat membantu masyarakat lai dengan cara bersedekah”. tandas Wakil Walikota.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah MES NTB, Baiq Mulianah, mengatakan, dari kegiatan pelatihan ini, para takmir masjid akan menjadi bagian penting dalam mengimplementasikan Program Mawar Mas.
“Bapak sebagai takmir akan menjadi epicentrum program ini, yaitu kita memberikan pinjaman modal usaha kepada ibu-ibu jama’ah masjid tanpa agunan dan tanpa bunga selama tenggang waktu satu tahun” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Program Mawar Mas akan semakin dirasakan manfaatnya oleh ibu-ibu khususnya yang ada di Kota Mataram, terlebih saat ini sudah mendekati bulan Ramadhan agar bisa dimanfaatkan untuk modal berjualan takjil.
“Mudah-mudahan di Kota Mataram ini , secepatnya atau bahkan sebelum Ramadhan, semakin banyak yang bisa memanfaatkan program ini supaya tumbuh nanti di Ramadhan usaha-usaha ibu-ibu yang menjual takjil,” harapnya. (Red)
