Banjir Terjang Desa Kawinda Toi Kecamatan Tambora Kabupaten Bima

Suasana Jalan Putus Diterjang Banjir (ist. BPBD NTB)

Bima, flashlombok.com – Hujan lebat di wilayah Kecamatan Tambora dan sekitarnya pada hari Kamis, 2 Maret 2023 pukul 10.32 Wita, mengakibatkan terjadinya banjir di RT 02 RW 01, Desa Kawinda To’I,  Kecamatan Tambora Kabupaten Bima.

Akibat banjir ini,  pagar rumah warga sepanjang 25 m, jembatan baja Muhammad putus akibat terjangan banjir yang berada di Sori Na’e (SP5) sepanjang 5 meter, serta terdapat jembatan yang longsor akibat terjangan banjir di Desa Kawinda To’I, Sori Fanda sepanjang 3 meter, jembatan hima muhamad, jembatan sori ompu, jembtan baja fathula, jembatan sori soga, jembatan sori laju serta terdapat jalan rusak di barat SMPN 2 Tambora Dusun Kawinda To’i.

Dikutip dari laman BPBD NTB, menjelaskan, kondisi saat ini dilokasi sudah kondusif serta tidak ada korban jiwa, akan tetapi masyarakat perlu waspada terhadap kondisi cuaca karena beberapa wilayah di NTB berdasarkan prakiraan BMKG masih dalam musim penghujan.

Dalam upayanya BPBD Provinsi NTB melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima dan stakeholder terkait.  BPBD Provinsi NTB melakukan koordinasi dengan BMKG terkait perkembangan cuaca.

Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB juga  melakukan penyebaran informasi melalui Media sosial, BPBD Kabupaten Bima melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) juga telah melakukan kaji cepa,t serta koordinasi dengan stekholder terkait dan pemerintah desa terdampak untuk penanganan lebih lanjut.

Himbauan BMKG, angin dingin dari benua Asia, aktifnya monsun Asia dan adanya pusat tekanan rendah yang terjadi di wilayah Utara Australia,  memicu terjadinya angin kencang dan hujan lebat yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia bagian Selatan termasuk NTB dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat diharapkan dapat terus waspada akan adanya potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, angin kencang dan tanah longsor, yang mungkin terjadi pada periode peralihan musim hujan menuju musim kemarau yang sedang berlangsung di NTB saat ini.

Masyarakat dihimbau untuk tetap  waspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat   mengganggu aktivitas sehari-hari. (Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *