Angka Resiko Stunting Di Lombok Timur Tembus  73 Ribu Keluarga

Mataram, flashlombok.com – Angka keluarga yang beresiko stunting di Kabupaten Lombok Timur terus bertambah. Pemerintah daerah kuatir jika tidak dilakukan pendampingi dengan baik dan benar, maka jumlahnya akan terus membengkak.

Dari data yang ada saat ini, tercacat tidak kurang  dari 73 ribu 608 keluarga di Lombok Timur yang dinyatakan beresiko stunting, karena itu pihak pemerintah daerah dituntut untuk lebih serius lagi menangani persoalan stunting tersebut.

Berdasarkan hasil survey status gizi Indonesia tahun 2022 lalu, angka stunting di Kabupaten Lombok Timur menembus angka 35 koma enam persen. Akibatnya Lombok Timur berada pada urutan ketiga terbanyak kasus stunting dari sepuluh kabupaten kota di Nusa Tenggara Barat.

Kepala DP3AKB Lombok Timur, Ahmat, menjelakan, angka ini terancam terus bertambah karena keluarga berisiko stunting sangat tinggi.

Solusi untuk menekan angka stunting itu, salah satunya adalah pemda berupaya menekan kasus stunting dengan melakukan intervensi proggram dan pendampingan,  termasuk meluncurkan kelas keluarga resiko stunting. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *