Desa Wisata Memiliki Peran Penting Keberlangsungan Aktivitas Pariwisata

Lombok Tengah, flashlombok.com – Destinasi Wisata di Nusa Tenggara Barat sangat beragam, dan mulai bangkit kembali seiring dengan kunjungan wisatawan Lokal, Domestik bahkan Mancanegara.

Desa Wisata memiliki peran penting keberlangsungan Aktivitas Pariwisata, dengan menyusun paket-paket wisata yang menarik.

Berangkat dari hal itu, Universitas Mataram melalui Tim Program Matching Fund Kedaireka mengadakan kegiatan Test Tour di 16 Desa Wisata Lingkar Mandalika sebagai tindak lanjut penyusunan Paket Wisata di 16 Desa Wisata Lingkar Mandalika.

Kegiatan ini diikuti oleh akademisi, jurnalis, fotografer, videografer, konten kreator, pengusaha travel dan sektor terkait.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hartin Nur Khusnia, S.IP., M.A menjelaskan, tes tur diselenggarakan untuk memberikan pengalaman kepada peserta dan melihat persiapan pelaku Desa Wisata menyambut wisatawan.

“Test tour diadakan untuk memberikan pengalaman kepada peserta terkait paket wisata yg ditawarkan oleh Desa Wisata Lingkar Mandalika. Juga, bermaksud memastikan kesiapan pelaku wisata di Desa Wisata Lingkar Mandalika siap menerima wisatawan.”

Peserta dibagi kedalam 4 kelompok, masing-masing kelompok mengunjungi 4 Desa Wisata. Pembagian rute kelompok antara lain: Kelompok 1 (Desa Wisata Labulia, Desa Wisata Penujak, Desa Wisata Ende, dan Desa Wisata Sade), Kelompok 2 (Desa Wisata Sepakek, Desa Wisata Marong, Desa Wisata Sukarare, dan Desa Wisata Bonjeruk), Kelompok 3 (Desa Wisata Selong Belanak, Desa Wisata Mekar Sari, Desa Wisata Mertak, dan Desa Wisata Kuta), Kelompok 4 (Desa Wisata Tanak Beak, Desa Wisata Karang Sidemen, Desa Wisata Lantan, dan Desa Wisata Aik Berik).

Hartin Nur Khusnia, S.IP., M.A juga menjelaskan, setelah test tour akan diadakan launching paket wisata dan evaluasi untuk kelanjutan program serta kemajuan pariwisata.

“Setelah test tour, kita akan melakukan launching dan diseminasi hasil produksi promosi paket wisata Desa Wisata Lingkar Mandalika. Kita juga akan melakukan evaluasi paket wisata ini secara bersama dengan anggota Pokdarwis 16 Desa Wisata sekaligus membicarakan potensi kelanjutan program.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *