Tradisi Betetulak, Diminati Wisatawan

Lombok Timur, flashlombok.com – Masyarakat suku sasak Lombok, Nusa Tenggara Barat, dikenal dengan aneka ragam budaya, yang mengakar di tengah masyarakat. Budaya yang dilestarikan suku sasak ini, tidak sedikit menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke daerah seribu masjid ini.
Salah satu budaya, yang dilestarikan dan mengakar di masyarakat Lombok Timur ini misalnya. Warga Desa Pengadangan, memiliki tradisi unik dan sakral, yaitu ritual betetulak. Dimana tradisi ini sudah dilakukan turun temurun setiap tahun pada momen perayaan maulid Nabi Muhammad SAW.

Ritual ini sebagai simbol penyerahan diri kepada Tuhan yang Maha Esa agar terhindar dari segala penyakit dan musibah.
Ritual ini biasanya dilakukan di Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur.
Prosesi ritual ini, ribuan orang, sambil membawa dulang atau nampan yang berisi makanan khas Lombok, dari empat penjuru mata angin dibawa oleh kaum ibu-ibu, dengan bendera merah putih yang dibentangkan bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat desa setempat.
Para tokoh adat dengan busana adat sasak dating dari arah barat, sementara dari arah berlawanan, yaitu arah timur berjalan tokoh agama dengan busana serba putih. Kemudian mereka bertemu di suatu titik/ duduk bersila di depan sajian atau dulang berisi makanan khas sasak.
Ritual dimulai dengan doa bersama/ memohon kepada Allah SWT. Dilanjutkan dengan zikir dan selawat. Ritual Diakhiri dengan makan bersama atau begibung, membaur dengan masyarakat dan undangan yang menghadiri acara tersebut.
