All posts by FLASH LOMBOK

Sticky Post

Korban Banjir Lombok Timur Terima Bantuan Logistik BPBD NTB

Lombok Timur, flashlombok.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Lombok Timur, khususnya Kecamatan Jerowaru, Senin (2/2/2026). Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai

Sticky Post

Wujudkan NTB Smart Government, Diskominfotik Perkuat Benteng Keamanan Siber

Mataram, flashlombok.com – ​Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, S.Sos., MH., menekankan pentingnya sinergi keamanan informasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang cerdas. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Bidang Persandian se-Provinsi NTB bertema “Penguatan Peran Persandian dan

Sticky Post

Bawa Empat Klip Sabu, Pria Dasan Agung Diciduk Polisi

Mataram, flashlombok.com –  Seorang pria berinisial MK (32), warga Kelurahan Dasan Agung, diamankan saat melintas di sebuah gang pada Jumat dini hari (30/01/2026) sekitar pukul 00.15 WITA oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram. MK ditangkap di Gang Jalan Gunung Batur, Kelurahan Dasan Agung,

Sticky Post

DPRD NTB Tegas Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

  Mataram, flashlombok.com – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan sikap tegas, mendukung keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Dukungan ini disampaikan langsung Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaeda, mewakili pimpinan dan seluruh anggota dewan. Isvie menilai posisi

Sticky Post

Tanggapan, Resonansi, dan Catatan Kritis atas Tulisan “Kehilangan Eksistensi: Ketika Hidup Didikte Orang Lain” Prof. Maimun Zubair (alamtara.co)

Tanggapan, Resonansi, dan Catatan Kritis atas Tulisan “Kehilangan Eksistensi: Ketika Hidup Didikte Orang Lain” Prof. Maimun Zubair (alamtara.co) Oleh :  Coach Kaffa Ada tulisan yang selesai dibaca lalu ditinggalkan. Ada pula tulisan yang, setelah dibaca, justru tinggal di dalam diri—mengendap, mengetuk, dan menuntut kejujuran batin.