Pasca Gesekan Pemuda, Polresta Mataram Patroli Bersepeda Pantau Jatisela dan Sesele

Lombok Barat, flashlombok.com – Menjaga menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pascaterjadinya kesalahpahaman antarkelompok pemuda terus dilakukan Polresta Mataram. Sat Samapta kembali patroli bersepeda dengan menyasar Desa Jatisela dan Desa Sesele, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Senin (14/9/2026).

Patroli tersebut merupakan langkah preventif sekaligus tindak lanjut atas gangguan kamtibmas yang sempat terjadi beberapa hari sebelumnya dan melibatkan kelompok pemuda dari kedua desa. Kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka menjadi perhatian kepolisian untuk memastikan situasi tidak kembali memanas.

Dengan menggunakan sepeda, personel Sat Samapta menyusuri sejumlah titik di kedua desa untuk memantau perkembangan situasi. Kehadiran polisi di lapangan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berjalan normal dan kondisi lingkungan tetap aman.

Tak hanya melakukan pemantauan, personel juga mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis. Masyarakat, para pemuda, serta tokoh setempat disapa dan diajak berdialog untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Dalam kesempatan tersebut, personel mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak mudah terprovokasi dan bersama-sama menjaga situasi keamanan. Warga juga didorong berperan aktif dalam menyelesaikan setiap persoalan secara baik serta mengedepankan komunikasi agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas.

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa, S.H., M.H., menjelaskan patroli yang menyasar wilayah Kecamatan Gunungsari tersebut dilakukan untuk memonitor perkembangan situasi pascaterjadinya kesalahpahaman antarkelompok pemuda.

“Kita upayakan situasi kamtibmas di Kecamatan Gunungsari kembali kondusif. Dari hasil patroli tersebut terlihat masyarakat beraktivitas seperti biasa, kondisi sudah sangat kondusif,”  jelasnya.

Menurutnya, patroli secara rutin diperlukan untuk memastikan kondisi tetap stabil sekaligus mencegah munculnya kembali potensi konflik. Kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi sarana membangun komunikasi sehingga setiap perkembangan situasi dapat diketahui lebih cepat.

Polresta Mataram mengajak masyarakat dan para pemuda di kedua desa untuk mempertahankan situasi yang sudah kondusif. Kebersamaan, komunikasi, serta kepedulian terhadap lingkungan dinilai menjadi kunci dalam mencegah terulangnya gangguan kamtibmas. (pmtr14/r01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *