Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas, Tiga Pilar Kecamatan Sekarbela Sambangi Warga Batu Dawe

Mataram, flashlombok.com – Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) membutuhkan keterlibatan seluruh elemen. Semangat tersebut ditunjukkan tiga pilar Kecamatan Sekarbela melalui pertemuan silaturahmi bersama tokoh dan masyarakat Lingkungan Batu Dawe, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Senin malam (14/09/2026).
Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., bersama Camat Sekarbela dan Danramil Ampenan hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai perkembangan situasi Kamtibmas di Kecamatan Sekarbela, khususnya di Lingkungan Batu Dawe.
Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah tiga pilar untuk membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai keluhan dan persoalan yang dirasakan warga.
Kapolsek Ampenan menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas. Ia juga menegaskan komitmen kepolisian bersama pemerintah kecamatan dan TNI untuk memberikan pelayanan keamanan secara maksimal kepada masyarakat.
Terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Masyarakat, terutama para tokoh di lingkungan, juga memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas.
“Keamanan dan kenyamanan hidup kita di lingkungan masyarakat ini sebetulnya menjadi tanggung jawab kita bersama. Kami aparat hanya bisa membantu dan mendorong terciptanya Harkamtibmas, akan tetapi masyarakat juga harus berperan aktif melakukan upaya antisipasi, baik dengan imbauan, teguran, ataupun koordinasi dengan aparat, baik Polri, TNI maupun pemerintah melalui lingkungan, kelurahan atau kecamatan,” jelas AKP Muhammad Ryanto.
Kapolsek berharap komunikasi antara masyarakat dengan aparat dapat terus dibangun. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui lebih cepat dan diupayakan penyelesaiannya sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
Sementara itu, Camat Sekarbela Arief Satriawan, S.Stp., menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Menurutnya, langkah konkret harus terus dilakukan secara bersama-sama, bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga sebagai upaya pencegahan.
“Kita semua termasuk masyarakat harus berperan aktif untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Jika ada persoalan, silakan diupayakan penyelesaiannya melalui musyawarah secara bersama-sama,” ujarnya. (pmtr15/r01).
