Diprotes Warga, Pembangunan Proyek Bank BPD Bali, Penggunaan Alat Berat Dihentikan

Mataram, flashlombok.com –  Aktivitas pembangunan Kantor Bank BPD Bali Cabang Mataram di Jalan Pejanggik, Lingkungan Pajang Timur, Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram dikeluhkan warga setempat.

Polsek Mataram bergerak cepat merespons keluhan warga  tersebut, dimana dilakukan Langkah antisipatif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif setelah sejumlah warga menyampaikan keberatan terhadap operasional alat berat yang digunakan dalam proyek tersebut, Senin (29/06/2026).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pejanggik Aiptu Nyoman Gede Budiarta bersama Babinsa dan personel Unit Patroli Polsek Mataram turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring, pendampingan, serta memfasilitasi komunikasi antara warga dan pihak pelaksana proyek.

Kapolsek Mataram, AKP Amrozi Hamidi, S.H., membenarkan adanya penyampaian aspirasi dari sekitar 15 warga RT 07 Lingkungan Pajang Timur yang dipimpin Kepala Lingkungan setempat serta dihadiri Ketua RT 06 Pajang Barat.

“Warga menyampaikan keberatan atas aktivitas alat berat yang digunakan dalam proyek pembangunan Bank BPD Bali. Getaran yang ditimbulkan dinilai mengganggu kenyamanan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi,” ujar AKP Amrozi Hamidi.

Menurut Kapolsek, persoalan tersebut muncul karena belum tercapainya kesepakatan final antara pihak pengembang dan warga pasca-pertemuan sebelumnya. Dan sebagai bentuk penghormatan terhadap aspirasi masyarakat sekaligus menjaga situasi tetap kondusif, warga meminta agar operasional alat berat dihentikan sementara hingga dilaksanakan pertemuan lanjutan bersama manajemen Bank BPD Bali dan pihak pelaksana proyek.

“Personel kami langsung melakukan koordinasi dan mediasi dengan seluruh pihak yang berkepentingan. Atas dasar kesepakatan sementara dan demi menjaga situasi tetap aman, aktivitas alat berat dihentikan sambil menunggu dialog lanjutan dan kesepakatan bersama,” jelasnya.

AKP Amrozi menegaskan bahwa Polsek Mataram akan terus mengedepankan pendekatan problem solving melalui musyawarah dan komunikasi yang baik guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

“Kami mengimbau masyarakat maupun pihak pelaksana proyek untuk tetap tenang dan mengedepankan dialog. Setiap persoalan tentu dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat tanpa harus menimbulkan konflik yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tegas Kapolsek.

Polsek Mataram memastikan akan terus mengawal proses komunikasi antara warga dan pihak proyek agar tercapai solusi yang adil dan dapat diterima bersama. “Kami berharap seluruh pihak dapat menjaga suasana yang kondusif serta mengedepankan semangat kebersamaan demi kebaikan lingkungan dan kelancaran pembangunan,” pungkas kapolsek.(pmtr29/r01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *