Event Internasional RINJANI 100, Bukan Sekedar Event Sport Tapi Juga Event Pariwisata

Mataram, flashlombok.com – Direktur Lomba Rinjani 100, Dian Rahmat Sukmana menjelaskan pada tahun ini peserta RINJANI 100 memiliki peserta lebih banyak dari luar negeri dibandingkan peserta dalam negeri.

Dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) sangat membantu, dan meminta bantuan agar dari sisi tim medis terdapat di beberapa titik ekstream untuk mengantisipasi insiden.

“Saya berharap dukungan bapak Gubernur dan tim dapat membantu kebutuhan kami meliputi tim medis, unit ambulance dan tim rescue,” ucap Dian dalam presentasinya di ruang kerja Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal.

Dijelaskan, potensi resiko terbesar terdapat di kelas pendek 27km dan 36km, hal ini dikarenakan usia peserta dan pengalaman peserta dalam mengikuti event seperti ini. RINJANI 100 merupakan event lari ekstream yang akan diikuti oleh 1.090 peserta lari dari 44 negara, yang akan berlangsung 16-18 Mei 2025.

Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-13 Rinjani 100. Setiap peserta yang mengikuti event ini wajib mengisi formulir yang nantinya akan dilakukan kualifikasi yang sangat ketat oleh panitia. Dari pendaftar sebanyak 2.152 peserta yang mendaftar, hanya 1.090 peserta yang lulus seleksi kualifikasi.

Event ini terbagi dalam lima kategori lomba yaitu jarak tempuh 27km, 36km, 60km, 100km dan 162km dan yang menjadi kategori terfavorit yaitu 36km terlihat dari mayoritas peserta yang mencapai 70%.

Untuk kategori elitnya yang dilirik oleh mancanegara dengan peserta hanya 85 orang yaitu di kategori 162km dimulai dari Belanting dan akan finish di Sembalun.

Harapannya kedepan, event ini lebih besar lagi dan dipersiapkan jauh hari, sehingga hal-hal terkait penginapan, kuliner, dan juga produk UMKM pendukung, dapat dipersiapkan dengan lebih baik dan event makin semarak serta bermanfaat lebih besar lagi bagi masyarakat.

Gubernur menegaskan bahwa lomba ini menjadi peluang emas untuk memperkenalkan provinsi NTB ke belahan dunia dan kemampuan NTB menjadi tuan rumah event lari dunia.

Bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena trek lari yang menantang dan beda dari negara lainnya. “Ini bukan sekedar event sport tetapi juga event pariwisata, sehingga fasticitynya perlu diperhatikan dan target kita sederhana aja, mereka pulang ke daerahnya masing-masing membawa cerita tentang keindahan NTB,’’ kata Gubernur.

Miq Iqbal menambahkan lomba ini akan membawa banyak manfaat untuk daerah, mulai dari destinasi pariwisata, UMKM hingga pembangunan infrastruktur bisa ikut terdongkrak.

Ia meminta panitia memeriksa semua kebutuhan teknis agar mengurangi resiko kecelakaan pada saat event berlangsung. ‘’Dan saya minta agar kepala OPD berkoordinasi dengan panitia terkait kebutuhan yang diperlukan agar bisa dieksekusi dan koordinasikan,’’ pungkasnya. (dk06/r01).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *