Penemuan Mayat Di Kamar Mandi Komplek Perumahan Gegerkan Warga Labuapi

 

Lombok Barat, flashlombok.com –  Warga Dusun Muhajirin, Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di sebuah perumahan, Jumat sore (11/4/2025).

Korban diketahui berinisial MMN, seorang pria berusia 51 tahun, beralamat di Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram. MMN ditemukan di kamar mandi rumah kontrakannya di Blok A Nomor 5 BTN Bale Agung, Dusun Muhajirin, Desa Terong Tawah, Kecamatan. Labuapi Kab. Lombok Barat.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Labuapi, Ipda I Nyoman Rudi Santosa membenarkan kejadian tersebut.

Kapolsek menjelasakan penemuan mayat ini berawal dari laporan warga kepada Polsek Labuapi, dimana sebelumnya warga menerima permintaan bantuan dari pihak keluarga korban.

Keluarga MMN sudah sekitar dua hari terakhir tidak dapat menghubungi korban melalui telepon. Merasa khawatir, pihak keluarga kemudian meminta bantuan warga setempat untuk melakukan pengecekan di rumah kontrakan korban.

‘’Pada pukul 15.15 WITA, piket SPKT III Polsek Labuapi menerima informasi dari warga tentang adanya seorang laki-laki yang tidak ada kabar selama dua hari di rumah BTN Bale Agung Blok A Nomor 5,”  kata Kapolsek saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Setibanya di rumah kontrakan korban sekitar pukul 15.30 WITA, rumah tersebut dalam keadaan terkunci. Disaksikan oleh Ketua RT setempat dan dibantu warga, anggota kepolisian kemudian membuka paksa pintu rumah dengan cara mendobrak. Pintu didobrak oleh petugas karena pintu ruang tamu dalam keadaan terkunci dari dalam.

“Setelah berhasil masuk, kami melakukan pengecekan dan menemukan korban dalam keadaan tertelungkup miring ke kanan di dalam kamar mandi. Kondisinya sudah meninggal dunia,” ungkap Ipda I Nyoman Rudi Santosa.

Kapolsek menambahkan, tak lama berselang, sekitar pukul 16.24 WITA, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Lombok Barat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa kondisi korban.

Aparat kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban. “Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan mobil jenazah untuk dilakukan tindakan medis lebih lanjut untuk memastikan penyebab meninggalnya korban,” jelasnya.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit untuk mengetahui penyebab kematian korban secara pasti.

‘’Saat ini, pihak kepolisian juga tengah menunggu kedatangan anak korban yang sedang dalam perjalanan dari luar daerah,’’ jelasnya seraya menambahkan diharapkan kedatangan pihak keluarga dapat membantu memberikan informasi lebih lanjut terkait kondisi dan riwayat korban.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya, serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwajib. (plbr11/r01).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *