Unram Wujudkan Kelas Inklusif Penerapan Universal Design for Learning

Mataram, flashlombok.com – Wakil Rektor Bidang Akademik Unram, Prof. Dr. Sitti Hilyana mengatakan, Universitas Mataram berkomitmen bahwa semua pihak mempunyai hak yang sama untuk pendidikan. Universitas Mataram juga sedang meningkatkan jumlah mahasiswa dari kaum difabel dibuktikan dengan sekitar persen di beberapa prodi, telah memberikan kesempatan untuk teman-teman difabel  bergabung di Universitas Mataram.

‘’Dan ke depan akan kita perbanyak dengan praktik sosialisasi penerimaan mahasiswa baru dari semua jalur kita buka kesempatan untuk sosialisasi di sekolah-sekolah luar biasa, sehingga informasi bagi teman-teman kita yang berkebutuhan khusus itu terbuka,’’ katanya saat  membuka Pelatihan Mewujudkan Kelas Inklusif dengan topik “Penerapan Universal Design for Learning (UDL) di Universitas Mataram”.

Ditambahkan, betapa pentingnya pendidikan tinggi untuk menciptakan lingkungan belajar yang dapat diakses oleh semua mahasiswa, tanpa terkecuali.

Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Mataram (Unram) bersama Kelompok Riset Teacher and Student Effectiveness menyelenggarakan Pelatihan Mewujudkan Kelas Inklusif diadakan di Gedung Farmasi Lantai 4, Unram dan dihadiri oleh perwakilan dari seluruh program studi di Unram.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dosen dalam mempraktikkan UDL sebagai pedoman dosen dalam mengajar kelas inklusif. Dipandu oleh dua fasilitator ahli, yaitu Fadlun N, M.Psi., Psikolog dan Annisa AN, M.Psi., Psikolog, yang memberikan panduan praktis dan inspiratif selama sesi berlangsung.

Ketua Peneliti, Prof. Farida Kurniawati, M.Sp.Ed., Ph.D., Psikolog menambahkan, semua individu memiliki kesempatan yang sama untuk berpendidikan termasuk di pendidikan tinggi. ‘’Tapi  kita sering lupa tentang pendidikan luar biasa. Untuk itu kami disini bersama rekan-rekan membahas tentang pelatihan ini. Dan mungkin bisa kita tetap bekerja sama tidak hanya terlepas dari sin,’’ katanya.

Pelatihan ini berlangsung selama dua hari dengan berbagai sesi, mulai dari pengantar pelatihan, refleksi permainan “Bingo,” hingga praktik langsung penerapan UDL dalam proses pembelajaran. Beberapa topik yang akan dibahas antara lain “Practice of UDL: Multiple Means of Engagement“, “Redesign Assessment“, serta “Research Lesson Planning.”

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan dapat mendorong lebih banyak lagi dosen di Unram untuk bisa menerapkan UDL dalam perkuliahan. Upaya ini sejalan dengan komitmen Unram dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan inklusif. (r01/unr04).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *