Open Tournament Paralayang Ditutup, Danrem 162/WB : Wujud Sinergi Olahraga dan Promosi Wisata NTB di HUT ke-79 TNI

Lombok Tengah, NTB —Pangkoopsud II, Marsda TNI Dr. Budhi Achmadi, M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan prajurit TNI-Polri yang berpartisipasi. Kompetisi ini bukan akhir dari perjalanan para atlet, melainkan bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Bagi mereka yang belum meraih juara, masih ada kesempatan untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi di masa mendatang.
Marsda Budhi juga menekankan bahwa pencapaian prestasi membutuhkan kerja keras dan latihan yang konsisten. Filosofi “tidak ada jalan mudah menuju prestasi” harus menjadi pedoman bagi setiap atlet dan prajurit.
‘’Turnamen ini mampu memupuk semangat kompetisi yang sehat dan memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat, ‘’katanya saat menutup Open Tournament Paralayang Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-79 TNI, di Bukit Sky Lancing, Dusun Lancing, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu, (20/10/2024).
Penutupan Turnamen yang berlangsung selama empat hari tersebut, juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI-Polri serta pemerintah daerah, Danlantamal VII Kupang, Laksma TNI I Putu Darjatna, M.Tr. Opsla., Dankosek II, Marsma TNI Arief Hartono, Komandan Lanud ZAM, Kolonel Pnb Sonny Irawan, S.E., M.M., Danlanal Mataram, Kolonel Laut (P) Waluyo, S.H., M.Tr. Hanla., M.M., Irwasda Polda NTB, Kombes Pol. Dede Ruhiat Djunaidi, S.I.K., M.A., Kabinda NTB, Amirudin, S.Ag., serta Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.
Acara penutupan diawali menyanyikan lagu “Padamu Negeri” sebagai bentuk penghormatan kepada tanah air, dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia Open Tournament Paralayang. Kompetisi yang dimulai sejak 17 Oktober 2024 ini menghadapi tantangan teknis akibat kondisi angin yang berubah-ubah. Namun demikian, turnamen dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan juara-juara yang berprestasi.
Tidak hanya kompetisi paralayang, panitia juga menyelenggarakan berbagai kegiatan pendukung seperti lomba peresean, perlombaan bagi siswa-siswi setempat, dan lomba fotografi yang menonjolkan aspek olahraga dirgantara.
Kegiatan-kegiatan ini bertujuan meningkatkan interaksi antara TNI dan masyarakat serta mendukung promosi wisata olahraga di Nusa Tenggara Barat, khususnya di Lombok.

Sementara itu, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., kepada awak media menjelaskan betapa pentingnya kegiatan olahraga seperti paralayang dalam mempromosikan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.
Menurutnya, event semacam ini tidak hanya menarik perhatian wisatawan, tetapi juga membuka peluang bagi NTB untuk melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional dan internasional.
Danrem berharap, Open Tournament Paralayang Piala Panglima TNI ini terus dilanjutkan dan menjadi ajang pembinaan bagi atlet muda di daerah, khususnya di bidang olahraga dirgantara. ‘’Dengan semakin banyak turnamen serupa, NTB akan dikenal sebagai pusat olahraga paralayang yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet yang professional,’’ pungkasnya.
Dengan terselenggaranya turnamen ini, diharapkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat semakin kuat, dan olahraga paralayang di NTB terus berkembang menjadi salah satu ikon wisata olahraga unggulan yang mendunia. (r01/pnr162).
