Tournament Paralayang Piala Panglima TNI Lahirkan Atlit Berprestasi

Lombok Tengah, flashlombok.com – Open Tournament Paralayang Piala Panglima TNI digelar di Lombok Nusa Tenggara Barat. Event ini di pusatkan di Skylancing Lombok Paragliding, Dusun Lancing, Mawun, Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Open Tournament Paralayang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-79 yang juga bertepatan dengan momentum penting untuk memperkuat hubungan antara TNI, masyarakat, dan seluruh komponen bangsa melalui olahraga.

Pangkoopsud II Marsekal Muda TNI Dr. Budhi Achmadi M.Sc saat membuka acara menegaskan komitmen TNI untuk terus berkontribusi pada kemajuan olahraga nasional.

Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, TNI berperan aktif dalam mendukung prestasi olahraga nasional melalui berbagai kegiatan, seperti Open Tournament Paralayang kali ini.

Menurutnya, ajang ini tidak hanya sebagai wahana kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kebersamaan dan sportivitas antara prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum.

Pangkoopsud II juga menekankan bahwa olahraga prestasi memiliki dampak signifikan dalam membentuk fisik, mental dan emosional individu melalui nilai-nilai sportivitas, kejujuran, disiplin, dan kerja sama.

HUT TNI ke-79 yang mengusung tema “TNI Modern Bersama Rakyat, Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional Untuk Indonesia Maju” diharapkan dapat memperkokoh sinergi antara TNI dan rakyat. Dalam konteks Open Tournament Paralayang ini, tema tersebut menggambarkan semangat untuk menciptakan generasi atlet yang tangguh guna mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Sebagai bagian dari pengembangan olahraga nasional, Marsda TNI Dr. Budhi Achmadi M.Sc mangatakan empat tujuan utama penyelenggaraan turnamen ini.

Pertama, sebagai parameter keberhasilan pembinaan atlet nasional. Kedua, menemukan bibit-bibit atlet potensial yang dapat berprestasi di level internasional. Ketiga, membangun kualitas dan meningkatkan prestasi olahraga nasional. Keempat, memperkuat komunikasi dan kerja sama antara TNI, Polri, serta masyarakat demi menciptakan keharmonisan dan soliditas yang kokoh.

Budhi Achmadi juga mengapresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen ini. Kolaborasi yang erat antara berbagai pihak merupakan kunci sukses terlaksananya acara ini dengan baik dan lancar.

‘’Para atlet dapat mengikuti pertandingan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Event ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengukur kemampuan diri, membangun keterampilan, serta mempererat solidaritas antara sesama atlet,’’ katanya.

Sementara itu, Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Agus Bhakti, berharap agar Open Tournament Paralayang ini dapat berkontribusi dalam pengembangan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.

Menurutnya, event ini tidak hanya mempromosikan keindahan alam NTB, tetapi juga memberikan dampak positif dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi dari daerah tersebut.

Brigjen Agus juga menegaskan bahwa turnamen ini menjadi ajang penting bagi pembinaan bibit-bibit atlet paralayang di NTB. Melalui kegiatan ini, semakin banyak atlet lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional, sekaligus memperkuat reputasi NTB sebagai destinasi olahraga yang unggul di Indonesia.

Dengan penyelenggaraan yang sukses, Danrem yakin bahwa kegiatan seperti ini akan terus mendorong kemajuan olahraga paralayang di NTB, serta menjadi kontribusi penting bagi kemajuan bangsa dan negara melalui prestasi yang diukir oleh para atlet dari berbagai kalangan. (r01/pnr162).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *