Cipta Kondisi Jelang Pilkada, Tempat Hiburan Malam Dirazia Polresta Mataram

Mataram, flashlombok.com – Memastikan situasi Kota Mataram tetap Kondusif menjelang Pilkada Serentak 2024, Polresta Mataram semakin Gencar melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada malam hari,  dengan menyasar tempat hiburan malam dan sejumlah Cafe Remang-remang yang menjajakan Minuman keras (Miras) dan Minuman Beralkohol (Minol) tanpa izin perdagangan, Senin malam (26/08/2024).

KRYD yang dilakukan melibatkan personil gabungan yaitu sinergitas tiga pilar Kota Mataram (Polri, TNI dan Pemerintah) dengan melakukan razia di sejumlah cafe Remang-remang dan tempat hiburan malam lainnya.

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Dr. Ariefaldi Warganegara SH., SIK., MM., CPHR., CBA.,CHRM.,  melalui Kabagops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumandra Khartiawan SH., M.Hum., selaku yang memimpin razia mengatakan, kegiatan bertujuan untuk memelihara Kamtibmas sehingga memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Razia ini personil gabungan yang dilibatkan mencapai 70 personil yang terdiri dari Personil Polri, Personil TNI serta Personil dari Sat Pol-PP Kota Mataram.  “Dengan melibatkan tiga Pilar diharapkan KRYD bisa terlaksana secara maksimal, “ ujarnya.

Sejumlah tempat Hiburan malam yang menjajakan Minol maupun Miras di Kota Mataram disambangi untuk melakukan penertiban, serta menghimbau agar operasional Cafe tersebut tetap sesuai aturan dan dilengkapi dengan surat izin perdagangan Minol ataupun Miras.

Hasil KRYD di beberapa Cafe yang tidak bisa menunjukkan surat izin penjualan Minolnya langsung disita. “Kami  tidak tebang pilih, kalau ada tempat hiburan yang tidak ada ijinnya ya kita tutup. Begitu pula izin penjualan Minolnya, jika tidak bisa ditunjukkan terpaksa dagangan tersebut kita sita untuk diproses sesuai hukum yang berlaku, ‘’ tegasnya.

Komitmen Polresta Mataram, Razia tempat hiburan melalui KRYD seperti  tidak hanyadilakukan saat ini saja, tiga pilar kota Mataram secara rutin akan dilaksanakan terutama menjelang Pillada 2024 sebagai upaya cipta kondisi.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan, bahkan secara masif dan tidak hanya memiliki jelang Pilkada, hingga selesai Pilkada pun penertiban seperti ini akan tetap kita lakukan, “jelasnya.

Dalam KRYD tersebut juga dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pekerja tempat hiburan, baik karyawanaupun Patner Song untuk mencegah tindak pidana ekploitasi anak. Diharapkan kegiatan ini jika  rutin dilaksanakan, maka dapat menciptakan keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat. (r01/pm27).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *