Gudang Amunisi Meledak, Kesaksian Warga :Meledak Sehabis Berbuka Puasa

Jakarta, flashlombok.com – Petang itu, warga Pangkalan V, Kota Bekasi,  sedang menikmati hidangan berbuka ketika tiba-tiba suara ledakan keras terdengar dari arah Gudang Amunisi Daerah Kodam Jaya (sebelummya diberitakan Gudang Peluru Yonarmed 07/155), Sabtu (30/3/2024). 

Leni Rohali (36), seorong pemilik warung makan yang lokasinya tidak jauh dari lokasi ledakan, mengaku kaget dan panik. Saat itu, sejumlah pelanggan sedang menikmati berbuka puasa di warung miliknya.

“Persis sehabis buka puasa, saat orang-orang sedang makan di sini tiba-tiba ada suara ledakan keras. Seperti suara ban meletus tapi keras sekali, orang-orang yang makan di warung saya langsung berhamburan,” kata Leni.

Warung milik Leni persis di pinggir jalan masuk lokasi gudang peluru tersebut. Jalan itu bersebelahan dengan tembok sebuah pabrik dan berujung pada lokasi wisata Curug Parigi, Kota Bekasi.

Menurut Leni, ledakan tidak hanya satu kali, tetapi berkali-kali. 

“Saya dengarnya belasan kali ledakan. Jadi meledak terus menerus tidak berhenti. Bum..bum…bum…” ujar Leni menirukan suara ledakan.

Leni juga menggambarkan kobaran api dan ledakan juga mirip kembang api. “Suara ledakan dan kobaran api terus berkobar. Setiap ada ledakan, pasti api membumbung tinggi,” jelas Leni. 

Ledakan bahkan masih terdengar hingga pukul 24.00 WIB saat Vibrasi.co berada di TKP meskipun intensitas sudah mereda. 

Kesaksian juga diberikan oleh Soleh, Kepala Linmas RW 01, Ciketing Udik, Bantar Gebang.  Kepada Vibrasi.co ia menuturkan sehabis sholat Mahgrib terdengar ledakan keras dari arah Curug Parigi. 

“Ledakan keras banget, dari arah Curug Parigi. Saya langsung keluar rumah dan mengabarkan ke grup WA Linmas,” katanya.

Saat itu, grup WA Linmas masih belum ada kabar perihal ledakan. Selanjutnya Lurah Ciketing Udik mengirimkan pesan  yang memerintahkan seluruh Linmas untuk bersiaga di pangkalan V dan membantu TNI mengevakuasi warga.

“Saya langsung bergegas berpakaian lalu berkoordinasi dengan aparat untuk mengevakuasi warga,” katanya. 

Ia menambahkan seluruh warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi ledakan, dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Lokasi Gudang Amunsi Daerah berada cukup jauh dari lingkungan warga. Dari pintu masuk jalan utama sejumlah rumah berjejer di pinggir jalan, namun sekitar 1 km menuju lokasi gudang amunisi sudah tidak ada lagi rumah warga. Di sebelah kiri jalan terdapat perkebunan sedangkan di sebelah kanan tembok pabrik. (jk01/vr31).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *