Akibat Tornado di Bandung dan Sumedang, 31 Pabrik dan 503 Rumah Rusak

Jakarta, flashlombok.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat sedikitnya 31 pabrik dan 503 rumah rusak akibat Tornado di dua wilayah yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang, yang terjadi Rabu (21/2/2024) sore.
Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Hadi Rahmat mengatakan, data itu berdasarkan hasil assement yang dilakukan BPBD Jawa Barat.
Di Kabupaten Bandung, terdapat 18 bangunan dan 403 bangunan rusak akibat terjangan tornado.
“Jumlah bangunan yang terdampak yakni 18 bangunan pabrik dan toko, 223 rumah rusak ringan, 119 rumah rusak sedang, dan 151 rumah rusak berat,” ujar Hadi, Kamis (22/2/2024) kepada wartawan.
Sedangkan jumlah korban, berdasarkan data terakhir pukul 08.00 WIB, tercatat 422 KK atau 1.359 jiwa dan 21 orang luka-luka.
Bencana tornado ini menimpa tiga kecamatan di Kabupaten Bandung, yaitu Kecamatan Rancaekek, Cicalengka, dan Cileunyi.
Selain itu, tornado juga menimpa dua kecamatan di Sumedang, yakni Kecamatan Jatinagor dan Cimanggung.
Di wilayah Sumedang, BPBD mencatat 13 gedung pabrik dan 10 rumah warga rusak sedang.
“Korban di Kabupaten Sumedang terdata sebanyak 413 KK terdampak dan 12 orang luka-luka,” kata Hadi.
Pasca bencana angin kencang, BPBD di dua wilayah tersebut melakukan upaya-upaya penanganan darurat dan memastikan keselamatan warga. Personel BPBD juga telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan desa terdampak.
Menghadapi cuaca ekstrem, berupa angin kencang dan hujan lebat, warga segera melakukan upaya-upaya pencegahan dan mitigasi.
Warga dapat melakukan pengecekan struktur atap bangunan untuk memastikan kondisi kokoh. Di sisi lain, warga dapat melakukan pemotongan ranting-ranting pohon di sekitar rumah.(jk01/vr22).
