Bedah Karma, Arsaningsih: Bersama Tuhan Kita Pasti Bisa

Mataram, flashlombok.com – Menjadi pribadi yang penuh cinta sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan era mendatang maupun saat ini. Kehidupan yang sarat dengan problema di zaman modern ini, membuat manusia mengalami pendangkalan makna hidupnya, sehingga tujuan hidup menjadi terbatas pada pemenuhan kebutuhan pisik semata, sehingga banyak orang melupakan pentingnya memenuhi hidup dengan cinta dan kasih sayang.
Banyak orang acapkali tidak siap menghadapi masalah dalam hidupnya. Berbagai persoalan dalam menjalani kehidupan terasa sangat menderita, mulai dari sakit-sakitan, sering bertengkar dan persoalan ekonomi. Puncaknya rasa putus asa sering menghantui, karena sudah menjalani semua ritual keagamaan, namun persoalan yang dihadapi tak kunjung selesai dan tidak merasakan ketenangan bathin dalam menjani hidupnya.
Orang terkadang sering lupa kata bijak ‘’apa yang kamu tanam itulah yang akan kamu tuai’’ dan mereka larut dalam rutinitas, sehingga kadang kala lupa untuk melakukan introspeksi diri, akan kehidupan masa lalunya.
Buda Arsaningsih, seorang praktisi energy yang memiliki keilmuan dan memahami proses karma dan reinkarnasi, dengan menggunakan medote SOUL Master atau Measurement Techique Of Radiation, mencoba untuk membedah berbagai persoalan dan permasalahan hidup manusia.
Tidak kurang dari 300 orang mengikuti Talkshow Bedah Karma, untuk mengubah nasib dengan mengenal jadi diri. ‘’Kenali dirimi, jiwamu, maka kamu akan mengenal Tuhanmu,’’ kata Bunda Arsaningsih, saat jumpa pers, Sabtu 3 Februari 2024.

Talkshow Bedah Karma ini, digelar di Taman Budaya Mataram, yang diselenggarakan oleh SOUL Community. Tampil sebagai pembicara Bunda Arsaningsih ditemani dr.Rastho Mahotama sebagai moderator, yang dikemas secara humanis dan santai, membuat pembahasan tentang Karma, tidak lagi menjadi suatu hal yang menegangkan atau menakutkan bagi peserta talkshow yang memadati ruangan.
Bunda Arsaningsih menjelaskan, setiap kelahiran atau reinkarnasi, seseorang melakukan perbuatan baik atau buruk (Karma). Dengan memahami karma, maka seseorang akan mudah menerima kehidupannya, karena paham akan apa yang diperbuat akan diterimanya atau hukum tabur tuai. Dan dengan mengenal Karma adalah bagian dari proses mengenal jati diri.
Dalam talkshow Bedah Karma yang berlangsung lebih dari tiga jam tersebut, Bunda Arsaningsih mengajak para peserta untuk melakukan penyelesaian karma, dengan menyadari dan mengakui kesalahan yang pernah diperbuat. Kemudian melakukan proses meminta maaf dan memaafkan dengan berserah total melibatkan kekuatan Tuhan. ‘’Solusi selalu hadir bagi mereka yang mengenal dirinya,’’ katanya.
Solusi penyelesaian karna yang dijelaskan Bunda Arsaningsih, membuat para peserta optimis, bahwa pada setiap kelahiran, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri yang akan mengubah nasib menjadi lebih baik. ‘’Bersama Tuhan kita pasti bisa,’’ kata Bunda Arsaningsih.

Acara talskhow Bedah karma, yang digelar di Mataram Lombok 3 Fabruari ini, mendapat dukungan penuh dari yayasan Cahaya Cinta Kasih. Dan sebelum di Lombok, juga digelar di Denpasar Bali.
Bunda Arsaningsih menjelaskan, Event Bedah Karma akan menjadi talkshow yang berkelanjutan sepanjang tahun 2024 di sejumlah kota di Indonesia. Diantaranya yang sudah mengajukan permintaan seperti Bandung, Surabaya, Jakarta dan Nusa Tenggara Timur.
Hasil Bedah Karma di setiap daerah menghasilkan berbagai perspektif dan pengalaman, karena ditelaah dari peserta di setiap tempatnya. Dan bagi mereka yang tidak sempat mengikuti event Bedah Karma di pulau Lombok ini, dapat mengikuti event Bedah Karma selanjutnya pada tanggal 3 Maret 2024 di Kabupaten Badung Bali. (m01/adv03).
