Jumat Salam ke XII, Dinkes NTB Jumpai Masyarakat di Kecamatan Sembalun

Lombok Timur, flashlombok.com – Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, menjadi lokasi kegiatan Jumat Salam ke 12. Kali ini, kedua agenda dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) NTB untuk tampung aspirasi masyarakat setempat.
Tim Dinkes NTB bersama BKKBN mengawali Jum’at Salam di Desa Binaannya, Desa Sembalun Timba Gading. Kedatangan tim Dinas Kesehatan dan BKKBN, disambut Kepala Desa, Ridwan Hardi, beserta masyarakat setempat.
Kedua instansi dalam Jum’at Salam di Desa Sembalun Timba kali ini dirangkaikan dengan praktik cara mengolah menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tinggi protein dan bervariasi, dipimpin langsung oleh seorang chef.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan NTB, Nina Yulaida, SKM, M.Kes., mewakili Kepala Dinas mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bekerja sama dalam penanganan stunting maupun permasalahan kesehatan lainnya.
“Jangan sampai ada stunting baru. Karena itu sasaran penanganan bergeser kepada remaja dan calon pengantin. Intinya berikan edukasi,” ungkapnya.

Dijelaskan, kegiatan hari ini sebagai salah satu program pencegahan stunting agar para orang tua tahu cara membuat menu sehat kaya protein hewani untuk balita, yang mudah dilakukan dengan bahan pangan murah dan terjangkau bagi masyarakat desa.
Sementara itu Kepala Desa Sembalun Timba Gading, Ridowan Hardi mengatakan, Jum’at Salam ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan langka. Pemerintah Desa Timba Gading di bawah kepemimpinannya berkomitmen selesaikan stunting dengan menggelontorkan anggaran cukup besar. Setiap kader posyandu juga terus mengedukasi dan menyemangati keluarga dengan anak stunting.
Berdasarkan komitmen tersebut, progres stunting di Desa Timba Gading pada 2020 sebesar 18,1 persen dan pada 2023 berhasil menurun di angka 13,1 persen. “Semoga ibu-ibu dengan anak stunting yang ikut hari ini dapat mengambil manfaat dari kegiatan hari ini,” jelas Ridowan.
Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Dr. H. Pathurrahman, SKM.MAP., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menambahkan, Jangan sampai ada kasus stunting di Sembalun, karena Sembalun ini daerah yang subur.
Meski demikian, masih ada kasus stunting yang perlu ditangani Dinas Kesehatan NTB berserta tim melakukan penelusuran door to door ke rumah warga yang balitanya terkena stunting.
Pada akhir kegiatan di Desa Timba Gading, Dinas Kesehatan memberikan bantuan telur, buku edukasi germas dan buku kader posyandu. Turut hadir dalam kegiatan ini, Babinsa Dadenkesyah Desa Timba Gading dan perwakilan Puskesmas setempat.

Jumat Salam dilanjutkan dengan agenda edukasi keuangan di Desa Bilok Petung yang melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dihadiri langsung Penjabat (PJ) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., bersama Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Harfendi, S.I.P, M.Sc., Danrem 162/WB, dan seluruh pimpinan OPD lingkup Pemprov NTB.
Edukasi keuangan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang tepat.
Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam melanjutkan Program Jum’at Salam seri ke-12, menggelar kegiatan edukasi keuangan di Desa Bilok Petung, Sembalun, bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB. Program ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pengelolaan keuangan yang tepat.
Penjabat Gubernur menyampaikan pentingnya literasi keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Edukasi keuangan merupakan kunci untuk memastikan bahwa setiap individu dapat mengelola dan merencanakan keuangan dengan baik.
“Edukasi keuangan merupakan kunci untuk memastikan bahwa setiap individu dapat mengelola dan merencanakan keuangan mereka dengan baik,” ujarnya.
Edukasi keuangan ini, melibatkan OJK NTB yang memberikan informasi tentang pengelolaan keuangan digital, tabungan, investasi, dan perencanaan keuangan pribadi. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang literasi digital dalam transaksi keuangan yang aman dan efisien dalam sesi dialog.
“Kami ingin memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan keuangan yang benar. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan masyarakat dapat membuat keputusan keuangan yang cerdas,” tandasnya.

Kegiatan itu menjadi forum interaktif, masyarakat dapat mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman serta mendapatkan pandangan dari para ahli keuangan yang hadir. Program Jum’at Salam diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Desa Bilok Petung dalam mengelola keuangan sehari-hari.
Ditegaskan, komitmen pemerintah NTB terus melaksanakan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami akan terus mendukung edukasi literasi keuangan dengan menciptakan iklim masyarakat yang berpengetahuan, mandiri dan sejahtera,” pungkasnya. (m01/dk02).
