Kasus Destructive Fishing di NTB Harus Ditekan

Mataram, flashlombok.com – Penjabat Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menegaskan, permasalahan yang terjadi hendaknya dapat dicarikan solusinya dan mencari success story’ dari berbagai daerah lain agar menjadi referensi dalam penanganan kasus Destructive Fishing. 

“Laut harus kita lestarikan, karena ini tugas bersama, multi stakeholder dan multi pihak untuk ikut turun menyelesaikan bersama, kita cari solusinya bersama untuk masyarakat,” katanya menerima audiensi anggota Forum Koordinasi Pengawasan dan Penanggulangan Penangkapan Ikan yang merusak Sumberdaya Perikanan di Provinsi NTB, Rabu (31/1/2024).

Ditambahkan, salah satu permasalahan seringkali terjadi yaitu Destructive Fishing atau kegiatan penangkapan ikan dengan cara – cara yang merusak, Provinsi NTB menjadi salah satu daerah maritim yang terdiri dari berbagai pulau ingin menjaga agar kondisi perairan dapat menjadi daya tarik para wisatawan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Muslim, S.TM, M.Si mengatakan, Provinsi NTB terus berupaya untuk mampu meminimalisir terjadinya kasus Destructive Fishing, dengan  mengadakan rapat koordinasi yang mengundang seluruh masyarakat terkait, jauhkan dari tindakan destruktif, melakukan upaya preservasi dan upayaa yang terkait dengan pengayaan ekologi laut. 

“Alasan masyarakat melakukan tindakan seperti itu dikarenakan ingin menangkap ikan dengan cepat, tanpa memikirkan kondisi kemampuan alam dalam melakukan recovery diri itu cukup lama,” ungkapnya. 

Solusi yang akan diberikan yaitu mencoba mencarikan kegiatan alternatif yang secara ekonomis dalam jangka pendek dapa memenuhi kebutuhan mereka. “Bagaimana anak – anak milenial yang sifatnya memiliki peran terhadap perbaikan lingkungan, kita ajak mereka untuk membaca peluang bisnis dengan membangun resto apung dan lain sebagainya,” harapnya. (m01/dk31).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *