Adanya Siswa Pingsan Saat Upacara, Muncul Aksi Bergizi di Sekolah

Lombok Utara, flashlombok.com – Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan, ST., M.Eng, mengapresiasi program aksi bergizi yang dilakukan oleh pihak sekolah baik itu Kepsek, guru yang memiliki inisiatif dan kepedulian pada kesehatan siswa dan siswinya. 

“Aksi bergizi ini bisa memberikan contoh kepada sekolah yang ada di KLU sehingga bisa diterapkan nantinya,” kata wabup.

Orang nomor dua di KLU ini juga menjelaskan bahwa kesehatan para siswa siswi  juga dapat menentukan derajat kesehatan generasi bangsa  Indonesia dimasa  yang akan datang khususnya generasi Lombok Utara. 

Kegiatan semacam ini sebagai upaya membudayakan kebiasaan sehat bagi siswa dan siswi di SMPN 4 Tanjung dengan membiasakan konsumsi makanan bergizi.

Kegiatan yang dikemas dalam Aksi Bergizi dan Sarapan bersama ini, selain dihadiri Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan, ST., M.Eng, hadir juga Kadis Kesehatan KLU dr. H Abdul Kadir, Kabid Kesehatan Masyarakat Dikes KLU Luh Laksimi Wati. Rabu (17/1/2024). 

Sebagai masyarakat yang ada Gumi Tioq Tata Tunaq Lombok Utara, tentunya harus bersama-sama bergandengan tangan untuk memastikan pendidikan dan kesehatan pada generasi penerus pembangunan daerah di masa akan datang. 

“Oleh karenanya saya mengajak untuk   membimbing,dan mengawal para siswa dan siswi meraih apa yang dicita-citakan,”tandasnya seraya menambahkan, jika para siswa ingin cita-citanya tercapai maka harus bersekolah dan tugas sebagai murid yakni belajar. 

Sebelumnya kepala Sekolah SMPN 4 Tanjung Kartono menjelaskan, awal mula melakukan aksi bergizi atau sarapan pagi, sebelumnya disebabkan oleh adanya siswa pingsan pada saat upacara, yang mana disebabkan belum sarapan. 

Aksi Gizi sudah di mulai sejak tahun 2022 dan masih berlangsung sampai sekarang, dimana sebagai upaya untuk terus memantau dan memastikan kesehatan para siswa, pihak sekolah sudah menjalin kerjasama dengan BLUD Puksesmas Tanjung. 

“Semoga program atau aksi ini bisa terus diterapkan, sehingga kesehatan dan gizi anak-anak murid kami tetap terjaga,”harapnya. (lu01/pal17)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *