Kapolda NTB Minta Mahasiswa Awasi Kecurangan Pemilu 2024

Mataram, flashlombok.com – Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol. Drs. Raden Umar Faroq S.H., M.Hum. mengajak seluruh pihak terutama mahasiswa sebagai agen perubahan untuk berperan aktif dan dapat menjalin kerjasama dengan Polri dalam upaya pencegahan, penyebaran berita hoaxs, ujaran kebencian serta propaganda di media sosial saat perhelatan pesta demokrasi (Pemilu) 2024 mendatang.
Ajakan itu disampaikan Kapolda saat menjadi narasumber dalam Kuliah Umum bertema “Peran Kampus Dalam Menjaga Kondusifitas Pesta Demokrasi”, di Universitas Mataram,Selasa (9/1/2024),
Kapolda NTB menyebutkan jika keterlibatan kampus dan mahasiswa dalam pesta demokrasi Pemilu 2024, tidak hanya sebatas menyuarakan hak pilihnya. “Mahasiswa juga harus terlibat dalam melakukan pengawasan, atas potensi adanya kecurangan yang terjadi serta turut aktif melaporkan kecurangan tersebut,” ungkapnya.
Adanya partisipasi kampus serta mahasiswa dalam melakukan pengawasan pemilu, sebagai bentuk dari penggunaan hak warga negara, untuk mengawal hak pilihnya sekaligus sebagai upaya kontrol publik dalam menjaga suara rakyat.
“Mahasiswa punya peran penting sebagai penerus bangsa dan negara, sehingga dalam pesta demokrasi, Pemilu 2024 ini, hendaknya dapat berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, serta mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 agar dapat berjalan demokratis, aman dan kondusif,” jelas Umar Faruq.
Jenderal bintang dua itu juga menambahkan, jika saat ini kita berada di era 4.0, yakni era dalam penggunaan teknologi seperti media sosial (medsos) menjadi tren, karena itu mahasiswa diharapkan dapat menjadi pengguna medsos yang bijak.
“Peran mahasiswa juga sebagai agen perubahan sangat diharapkan bisa bersama-sama dan bersinergi dengan Polri, untuk dapat mencegah dan menanggulangi maraknya penyebaran berita hoaks, provokasi dan ujaran kebencian di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya. (m01/pd09)
