Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Air Terjun Meninggal

Lombok Barat, flashlombok.com – Nasib naas menimpa Fikri Maulana Jayadi (19) asal Lingkungan Marong Utara, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang Kota Mataram. Setelah hampir sehari hilang akibat tenggelam saat mandi di kawasan wisata alam Air Terjun Tibu Sendalem di Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, tim SAR gabungan akhirnya menemukan jenazah korban pada Rabu (27/12/2023).
“Benar, korban ditemukan masih di sekitar lokasi tenggelam dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi.
Korban ditemukan di kedalaman sekitar 3 meter, dengan posisi penyelaman sesuai dengan yang ditunjukan oleh alat aqua eye. “Kami temukan setelah dilakukan penyelaman,” tandasnya.
Operasi SAR ini melibatkan tim rescue Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, BPBD, IOF, tim medis, warga setempat, dan pihak terkait. Rescue car, alat selam, aqua eye, life jacket, komunikasi, dan pendukung lainnya merupakan peralatan yang digunakan selama proses pencarian hingga evakuasi.

Kapolsek Narmada Kompol Kadek Metria SH MH.,yang juga turut serta bersama Tim Gabungan Basarnas Provinsi NTB melakukan pencarian hingga hari kedua saat ini, membenarkan penemuan mayat korban yang tenggelam itu.
“Alhamdulillah korban tenggelam berhasil ditemukan dan telah kita lakukan Evakuasi. Tadi kita mulai pencarian di hari ke 2 ini pukul 06:00 Wita dan korban berhasil ditemukan oleh 2 orang penyelam dari Basarnas Provinsi NTB,”ungkap Kapolsek Narmada.
Hadir pula dalam pencarian dan evakuasi korban tenggelam, Koramil Narmada, Kepala Desa Sesaot, Kepala dusun setempat serta warga masyarakat sekitar.
Setelah menemukan mayat korban, tim melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban ke lokasi Tembiras yang berada sekitar 4 Km dari air Terjun Tibu Sendalem. “Dilakukan pemeriksaan oleh tim Medis dari Puskesmas Suranadi yang juga ikut serta dalam tim gabungan tersebut. Keluarga korban menerima dengan ikhlas bahwa ini sebuah musibah, sehingga keluarga korban menolak untuk di autopsi,”ucap Kapolsek. (lb01/sar27)
