Belasan Rumah Terdampak Banjir dan Longsor di Selong Blanak Lombok Tengah

Lombok Tengah, flashlombok.com – Hujam deras yang terjadi Selasa 5 Desember, menyebabkan banjir  dan tanah longsor sehingga menutupi ruas jalan di Selong Blanak.

Banjir dan tanah longsor ini mengakibtkan 10 unit rumah di Dusun Tomang  dan 5 Unit rumah terdampak di Dusun Rujak Tengak. BPBD Lombok Tengah masih melakukan pendataan terkait adanya warga yang mengunsi akibat terdampak banjir tersebut.

BPBD Provinsi NTB berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Tengah,  sedang melakukan assesment dampak bencana dan sedang menyiapkan logistik untuk masyarakat terdampak.

Personel Polsek Praya Barat bersama BPBD Kabupaten Lombok Tengah dan masyarakat melakukan pembersihan tanah longsor yang menutup jalan di Dusun Serangan Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat tersebut.

Kapolsek Praya Barat AKP Lalu Punia Asmara, kepada media menjelaskan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya tanah longsor  yang menutupi jalan di desa selong belanak, kemudian langsung ke TKP melakukan kordinasi dengan pemdes dan BPBD.

“Kita sudah koordinasikan dengan Pemerintah Desa dan BPBDLombok Tengah untuk membantu dalam pelaksanaan pembersihan material yang menutup badan jalan,” jelas Punia.

Proses pembersihan material tanah longsor tersebut dibantu masyarakat  setempat menggunakan alat seadanya, guna memberikan ruang akses bagi kendaraan yang akan melewati jalan tersebut.  “Untuk material batu yang berukuran besar sudah kita koordinasikan dengan BPBD dan Dinas PU untuk mengirimkan alat berat,” jelasnya.

Masyarakat dihimbau untuk terus waspada dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan aktivitas. “Diharapkan kepada warga untuk memperhatikan perjalanannya, karena ini khususnya di desa selong belanak curah hujan cukup tinggi, sehingga harus waspada dengan tanah longsor maupun banjir,”  katanya seraya menambahkan masyarakat agar berhati-hati, waspada dan menjauhi kawasan yang memungkinkan akan terjadi tanah longsor dan banjir pada saat curah hujan yang cukup tinggi di wilayah tersebut guna meminimalisir terjadinya korban jiwa. (lt01/pd06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *