KKB Kembali Lakukan Serangan, Dua Prajurit TNI Gugur

Jakarta, flashlombok.com – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali lakukan serangan, kali ini dua prajurit TNI gugur. Serangan tersebut terjadi Kamis (30/11/2023) pukul 16.18 di Kabupaten Nduga di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Penyerangan terjadi di Distrik Paro, Nduga, dengan korban dua prajurit TNI. Dua korban yang gugur tersebut adalah anggota Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa. Sedangkan menurut informasi, pelaku penyerangan diduga dari kelompok KKB Kodap III Ndugama.
Kepala Penerangan Kostrad Kolonel (Inf) Hendhi Yustian mengungkapkan dua prajurit yang gugur tersebut sudah dievakuasi dari lokasi. “Tinggal menunggu jadwal penerbangan,” kata Hendhi. Rencananya jenazah akan diterbangkan ke RSUD Mimika.
Media ini belum memperoleh informasi mengenai identitas kedua korban. Namun informasi yang beredar korban adalah Pratu S dan Prada P.
Serangan ketiga
Serangan ini merupakan yang ketiga kalinya dalam sepekan terakhir. Sebelumnya pada Jumat, (24/11/2023) KKB menyerang pekerja yang sedang membangun proyek puskesmas di Kab Puncak, Puncak Jaya. Serangan ini mengakibatkan 3 orang pekerja proyek tewas dan dua orang luka-luka.
Menurut keterangan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Mathius D Fakhiri, motif penyerangan lantaran KKB meminta uang kepada pekerja proyek. Mereka membunuh pekerja proyek menggunakan senjata api dan parang.
Hanya berselang sehari atau Sabtu (25/11/2023), KKB kembali berulah. Mereka menyerang Pos Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa di Nduga, Papua Tengah. Setelah sempat terjadi kontak senjata, empat prajurit TNI gugur. Pos tempat mereka bertugas ini sama dengan pos yang dua prajurit TNI yang gugur kemarin, Kamis (30/11//2023).
Artinya hanya dalam sepekan, Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa telah kehilangan enam prajuritnya.(jk01/vr01)
