Warga Dusun Jurang Mekar Lombok Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Lombok Barat, flashlombok.com – Seorang pria berinisial HH, 32 tahun, warga Dusun Jurang Mekar Desa Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, ditemukan tewas gantung diri, Jumat, 11 Agustus 2023.
Mendapat laporan dari warga adanya warga yang gantung diri, Kapolsek Narmada Kompol Kadek Metria S.Sos, SH, MH bersama SPKT Polresta Mataram, SPKT Polsek Narmada, dan piket fungsi langsung mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa.
Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada Kompol Kadek Metria S.Sos, SH, MH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Ditrambahkan, kronologis kejadian menurut keterangan sejumlah saksi-saksi, saksi pertama berinisial S, 65 tahun yang merupakan ibu kandung korban, saat masuk ke dalam kamar korban, melihat korban sudah tergantung dan terbujur kaku, dengan posisi wajah korban menunduk ke bawah dan kedua kaki lurus ke bawah.
” Saksi S berteriak minta tolong dan kemudian saksi lemas dan pingsan. Sesaat kemudian datang Saksi kedua atas nama N, 65 tahun yang merupakan bapak kandung korban bersama saksi ketiga A, 45 tahun dan sesaat kemudian warga berdatangan untuk membantu memegang korban,’’ jelas Kapolsek.
Selanjutnya, saksi keempat atas nama Z, 48 tahun, yang datang memotong kain yang digunakan korban untuk gantung diri dengan menggunakan parang yang di bantu oleh warga.
‘’Seluruh saksi dan warga menurunkan korban, yang kemudian ditempatkan di Kamar tamu, dan saat itu Saksi Z melihat lidah korban terjulur keluar,’’jelas kapolsek.
Kapolsek menjelaskan, korban berinisial HH, 32 tahun tersebut, menurut keterangan saksi S dan N sebagai orang tua kandung korban HH pernah mengalami stress, dan korban pernah meminum racun rumput serta pernah dibawa kerumah Sakit Jiwa Selagalas.
Kompol Kadek juga menjelaskan, menurut saksi, korban mengalami stres tersebut semenjak istrinya meninggal dunia.
Untuk sementara setelah olah TKP, jenazah korban pada pukul 20.00 wita, dari Tim medis Puskesmas Suranadi langsung melakukan pemeriksaan, serta koordinasi dengan pihak keluarga dan Kepala dusun setempat untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (m01/pm12).
