STQH XXVII NTB Ditutup, Wakil Walikota: Semua Kafilah Adalah Pemenang Sesungguhnya

Mataram, flashlombok.com – Perhelatan STQH XXXVII NTB, yang berlangsung sejak 17 Juni, ditutup oleh Wakil Walikota Mataram, TGH Mujiburrahman, Kamis malam 22 Juni 2023, di Arena Utama STQH di Lapangan Sangkareang Mataram.
Sebelum acara penutupan, masyarakat kota mataram dan seluruh kafilaH dari sepuluh kabupaten kota se Nusa Tenggara Barat, dihibur dengan penampilan music-musik religi dari band papan atas di kota mataram, termasuk penampilan tim rebana qasidah dari Sekolah MAN 2 Mataram.
Ketua dewan hakam, DR Zaidi Abdad, mengumumkan seluruh pemenang lomba, baik hafiz maupun hafizah yang ikut berlomba dari majelis satu sampai majelis lima, yang dilaksanakan selama berlangsungnya STQH ini.
Para pemenang lomba diberikan hadiah dan uang pembinaan untuk hafiz maupun hafizah. Untuk juara tiga hadiah diserahkan oleh Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, Untuk juara dua hadiah diserahkan oleh Sekda Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. Sementara untuk juara satu hadiah diserahkan oleh Wakil Walikota Mataram, TGH Mujiburrahman .

Saat menutup STQH, kepada para kafilah dan masyarakat kota mataram, Wakil Wali Kota, TGH Mujiburrahman, mengatakan rasa syukurnya kepada Allah SWT dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB yang telah mempercayakan Kota Mataram menjadi tuan rumah perhelatan STQH XXVII kali ini.
“Kami bersyukur menerima kehadiran dari para keluarga Allah di muka bumi ini yang merupakan para ahlul quran, orang yang spesial di hadapan Allah SWT,’’ tandasnya.
Dijelaskan, malam ini di hadapan masyarakat kota mataram, telah berkumpul para peraih juara satu, dua dan tiga, dari seluruh mata lomba. “Namun perlu diingat, secara khusus saya sampaikan kepada para kafilah dari 10 kabupaten kota, pemenang yang sesungguhnya adalah kalian semua para peserta dari seluruh mata lomba,” tegasnya.
‘’Dihadapan kita ini adalah semua pemenang dari sisi perlomabaan musabaqahnya, tetapi pada hakikatnya semua yang berpartisipasi dalam kegiatan mempelajari dan mengamalkan Al Qur’an adalah pemenang yang sesungguhnya di hadapan Allah SWT.’’ Jelasnya.

Wakil Wali Kota menambahkan, selama kagiatan STQH berlangsung, Pemkot Mataram telah berusaha maksimal mungkin memberikan fasilitas dengan penuh keramahan dan keterbukaan kepada seluruh kafilah dan beserta official dari seluruh kabupaten kota.
“Namun apabila ada kekurangan, dan ditemukan kesan yang kurang baik selama di Kota Mataram, atas nama Pemkot Mataram dan seluruh warga masyarakat Kota Mataram memohon maaf yang sebesar-besarnya.’’ harapnya.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawati Quran (LPTQ) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang juga Sekda Provinsi NTB Lalu Gita Ariyadi, mengatakan, selama pelaksanaan lomba STQH berlangsung sangat semarak, tertib, serta khusuk, berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Selaku LPTQ NTB menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mencurahkan kemampuan terbaiknya untuk tampil dan berjuang menjadi yang terbaik.
Para qori dan qoriah yang keluar sebagai juara, agar tetap semangat dan penampilan terbaik saat ini, harus mampu dipertahankan, untuk mengikuti MTQ yang insya allah akan dilaksanakan di provinsi Jambi pada tanggal 27 Oktober sampai 4 Nopember 2023.

Mewakili LPTQ Provinsi NTB dan Pemprov NTB menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada segenap dewan hakam yang telah bekerja maksimal, serta jajaran Pemkot Mataram, khususnya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram yang telah menjadi tuan rumah dengan memberikan layanan maksimal kepada semua tamu yang hadir.
Pada acara penutupan STQH ini, pemerintah kota mataram melalui wakil walikota mataram, menyerahkan pataka LPTQ NTB, kepada Ketua LPTQ NTB, untuk selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa, yang nantinya akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan STQH XXVIII pada tahun 2025 mendatang. (KM22/RED)
