Prosesi Nyongkolan, Gendang Beleq Dan Presean Pukau Warga Pasuruan Diajang Apeksi

Pasuruan, flashlombok.com – Pemerintah Kota Pasuruan menjadi tuan rumah rapat kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Wilayah 4 ke -18. Pawai budaya eksotika nusantara menjadi daya tarik warga, yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Apeksi.
Antusias masyarakat terlihat sejak pukul 18.00 Wib hingga kegiatan selesai memadati arena pawai budaya. Pawai ini mengambil start di alun-alun Kota Pasuruan. Ribuan warga tumpah memadati seputar Jalan Wachid Hasyim hingga Panglima Sudirman.
Para peserta menampilkan langsung kesenian budaya daerah masing-masing untuk dikenalkan pada masyarakat yang hadir menyaksikan pawai budaya yang sangat mempesona tersebut.
Dalam pawai budaya ini, kota mataram menampilkan Nyongkolan dan Gendang Beleq sukses curi perhatian warga masyarakat setempat yang menyaksikan parade budaya kearifan lokal Kamis malam 22 Juni.
Masyarakat terkagum melihat iring-iringan pengantin adat suku Sasak, yang kemudian diikuti oleh atraksi peresean yang dibarengi kesenian gendang beleq, terakhir pawai ditutup iring-iringan nyongkolan.
Diarena pawai budaya ini, atraksi peresean yang menampilkan dua pepadu tersebut menyita perhatian penonton yang hadir. Sejumlah warga setempat kepada media ini mengaku belum pernah melihat atraksi unik dari Pulau lombok sebelumnya di Kota Pasuruan.
“Atraksi ini tidak pernah saya lihat sebelumnya di Kota Pasuruan, mereka saling pukul dengan tongkat dan memainkan perisai dengan lihai.” Ujar sejumlah warga.
Masyarakat Pasuruan berterimaa kasih kepada pemerintah Kota Mataram yang sudah memperkenalkan budaya lombok tersebut kepada masyarakat Kota Pasuruan dalam kegiatan Apeksi. Arak-arakan kontingen kota mataram itu, sangat menghibur masyarakat setempat.

Rangkaian pawai budaya kota mataram ini, diakhiri dengan pemberian cinderamata dari Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana kepada Wali Kota Pasuruan K.H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Pawai budaya eksotika nusantara ini, iikuti oleh 13 kota di Indonesia. Kota Surabaya, Probolinggo, Madiun, Kediri, Malang, Batu, Mojokerto, Blitar, Denpasar, Bima, Mataram, Kupang dan tuan rumah Kota Pasuruan. (KM23/RED)
