Kapolda NTB Simakrama Dan Bakti Sosial Di Desa Giri Madya Didampingi Kapolresta Mataram

Lombok Barat, flashlombok.com – Membangun  komunikasi dan mendekatkan diri kepada masyarakat di pelosok desa, Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto bersama Dir Binmas Kombes Pol Dessy Ismail SIK melaksanakan Simakrama dan Bakti Sosial, di Pura Maksan Amarta Sari Dusun Montong Galur Desa Giri Madya Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Jumat, 26 Mei.

Kapolda NTB beserta rombongan didampingi juga oleh Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH, Kasar Intelkam Kompol Hatta SIP, Kasat Reskrim Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE SIK MH, Kasar Binmas AKP Maad Adnan, Kapolsek Lingsar Iptu Ida Bagus Suwendra SH,  personel Sat Binmas, Personel Si Humas dan Personel Polsek Lingsar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lingsar Marzuki, S.Ap, Ketua PHDI Kecamatan Lingsar I Wayan Mindra, S.Pd.,M.Or, Kades Giri Madia Samiudin, Ketua Krama Pura Wayan, Kadus Montong Galur Wayan Sarti, Kadus Leong Jaya Sunawar, Ketua Pembangunan Mushola Nurul Islah Sahdan, Bhabinkamtibmas Desa Giri Madia Aipda Adyanapanca dan ekitar 50 orang warga banjar Dusun Montong Galur.

Kapolda NTB memberikan sumbangan berupa semen sebagai pembagunan Pura dan Mushola, serta memberikan bantuan sosial berupa Kursi Roda kepada tiga orang warga Kecamatan Lingsar penyandang Dehabilitas,  serta sembako kepada yatim-piatu dan jompo.

Kapolda NTB Irjen Pol Drs Djoko Poerwanto, menjelaskan,  simakrama ini adalah komunikasi kepada masyarakat bagaimana mengikat tali silaturahmi  lebih erat, sehingga adanya harmonisasi di Dusun ini, yang pertama  mengucapkan  terimakasih dibolehkan datang ke dusun ini dan diberikan kesempatan.

‘’Kita sadari NTB adalah tempat yang indah nyaman dan aman, tapi faktor itu terwujud tidak bisa dilakukan sendiri oleh Polri sendiri, perlu adanya kerjasama  smua pihak baik TNI Polri dan masyarakat,’’ kata Kapolda.

Kapolda menjelaskan,  tujuan simakrama ini merupakan bersilahturahmi berkomunikasi agar TNI Polri tetap bersama sama dengan masyarakat, untuk  mewujudkan rasa aman dan nyaman, apabila saling pengertian, saling berkomunikasi menerima  apa adanya, maka secara otomatis rasa aman dan nyaman akan terwujud.

‘’Contoh tadi pak kades bilang nanti kita akan melaksanakan ibadah juamatan, jadi kita bisa sama-sama menghormati waktu. Agama kita bermacam- macam ada Islam hindu budha kristen, jadi tolong dijaga toleransi diantara kita, negara kita pernah tidak merdeka, jadi pahlawan kita saat berjuang sangat luar biasa untuk menwujudkan kemerdekaan, dengan tidak membedakan dari suku, agama ras dan golongan, jadi kita saling menjaga komunikasi kita,’’jelasnya.

” Saya sampaikan dari pertanyaan tadi kita melatih untuk cermat dan teliti membaca cerita di media sosial  yang tidak benar, berikut kita sekarang sudah melaui proses politik, ada proses penggantian penggantian kepemimpinan, partai politik, caleg dan lainnya. Untuk itu tolong jaga komunikasi saling menghormati dan jaga serta menerima perbedaan, hadirnya kami disini sudah menandakan kita semua sudah menerima perbedaan,’’tandas kapolda seraya menambahkan,  Saya titip situasi aman di Dusun Montong Galur Desa Giri Madia, jagalah situasi seperti ini dipertahankan, hindari adanya informasi yang tidak benar atau mengiming-imingi pekerjaan di luar negeri.

Sementara itu,  Ketua Krama Pura Amerta Sari I Wayan Sarti menyampaikan pagi ini  simakrama dengan Kapolda NTB dan kami ucapkan selamat datang kepada Kapolda NTB. Terimakasih atas kedatangannya, beginilah keaadaan disini kebanyakan ibu – ibu karena bapak-bapak banyak berkativitas karena kebanyakan disini pekerjaan menjadi tukang, jadi jam kerja senin sampai dengan sabtu semua keluar bekerja,

‘’Untuk pembangunan kami sampaikan kepada bapak Kapolda bahwa bapak Kapolresta Mataram sudah sempat datang dan Kapolresta Mataram pasti sudah hafal dengan kondisi disini, dan terimakasih banyak buat Bapak Kapolda sudah membawakan semen kebetulan sudah 3 minggu tukang sudah tidak bisa melanjutkan pekerjaannya, ‘’katanya

Dijelaskan, ekonomi warga menjadi tani harian, karena tidak memiliki sawah, sekali lagi terimakasih mudah-mudahan di lain kesempatan jika ada waktu berkenan kembali datang ke Dusun kami,’’ harapnya

Kepala Desa  Samiudin menambahkan, bapak kapolda yang pertama menginjakan kakinya ke Dusun ini, termasuk juga bapak kapolresta mataram ini yang kedua kalinya, tidak pernah ada  Kapolres datang  ke tempat. Dari segi kamtibmas desa di se kecamatan lingsar 0,0 alias tidak ada kejahatan yang terjadi.

Atas nama pemerintah desa mewakili warga di dusun montong galur dan leong jaya ,yang sudah disampaikan kemarin 50 sak untuk banjar amerta sari dan 50 sak semen untuk musholla nurul  islah depan kantor desa dan sangat tepat sekali,  bahwa di dua tempat ini sedang membutuhkan bantuan yang sebelumnya melalui iuran warga.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari warga permasalahan rekruitmen anggota Polri dan segi pemanfaatan pohon aren sebagai ekonomi masyarakat.

Kemudian dilanjutkan penyerahan bantuan semen secara simbolis dari Kapolda NTB kepada Ketua krama pura Amertha Sari dan Ketua Pembangunan Mushola Nurul Islah. Adapun bantuan semen sebanyak 100 sak semen, kursi roda kepada  tiga warga penyandang disabilitas,  bantuan sosial kepada para lansia serta anak yatim piatu yang berjumlah 10 orang berikut juga bantuan berupa bingkisan. (PM26/RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *