Kapolda NTB Hadiri Penanaman Mangrove Nasional Di Sekotong Lombok Barat

Lombok Barat, flashlombok.com -Kapolda NTB melaksanakan penanaman Mangrove Nasional yang berlangsung di wilayah Sekotong Kabupaten Lombok Barat – NTB. Kapolda didampingi Wakapolresta AKBP Syarif Hidayat S.IK., yang turut serta bersama rombongan.

Selain kapolda hadir juga dalam kegiatan yang diinisiasi TNI tersebut Danrem 162/WB (TNI),  Gubernur NTB (Pemerintah Provinsi NTB). Sementara Di pusat, kegiatan seperti  ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Ir Djoko Widodo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jendral Polisi Listiyo Sigit Prabowo.

Penanaman Mangrov ini, terlaksana secara nasional oleh TNI, Polri dan Pemerintah, dalam rangka mencegah abrasi dan menjaga ekosistem perairan antara laut, pantai juga darat.

Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto mengatakan, penanaman ini dapat mencegah abrasi dan menjaga iklim cuaca bagi manusia. “Hutan mangrove menjadi sumber yang sangat jelas untuk menjaga ekosistem perairan antara laut, pantai dan darat,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Kapolda,  manfaat hutan mangrove juga akan membantu manusia dalam hal iklim dan cuaca yang paling nyaman untuk mencegah bencana alam.

Sementara itu Danrem 162/WB selaku pelaksana penananamana Mangrove di Nusa Tenggara Barat mengatakan, pihkanya melakukan penanaman pada  tujuh titik yang telah ditentukan. ‘’Di  Provinsi Nusa Tenggara Barat  sendiri kita melakukan penanaman di  tujuh  kabupaten,” jelasnya.

Sebanyak tujuh  titik tersebut berada di Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Dompu dan Bima Kabupaten.  Total Mangrov yang ditanam untuk wilayah NTB seluruhnya berjumlah 20.200 pohon, dengan rincian, 5200 pohon di Kabupaten Lombok Barat dan 6 kabuten lainnya masing-masing sebanyak 2500 pohon.

Danrem  berharap, dengan penanaman Mangrov tersebut NTB terbebas dari Abrasi dan iklim menjadi baik untuk dinikmati oleh masyarakat.  “Semoga dengan penanaman Mangrove ini, NTB terbebas dari Abrasi dan iklim Nusa Tenggara Barat jadi baik untuk dinikmati oleh masyarakat,” pungkasnya. (PM16/RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *