Penjual Petasan Di Bulan Ramadhan Dirazia Aparat

Lombok Barat, flashlombok.com – Sejumlah pedagang petasan dan kembang api di Kecamatan Narmada, Lombok Barat dirazia. Sedikitnya ditemukan lima titik lokasi yang menjual petasan dan kembang api di bulan suci ramadhan ini.
Kelima titik yang ditemukan oleh petugas Polsek narmada, yaitu di Desa Keru, Narmada, pada Sabtu malam 8 April. Petugas kemudian memeriksa surat ijin para peganag yang jualan di pinggir jalan tersebut.
Razia dilakukan guna mencegah peredaran petasan di wilayah hukum Polsek Narmada. Petugas yang terjun ke lapangan selain melaksanakan patroli dialogis, juga menyisir pedagang petasan dan kembang api.
Dalam operasi ini, Panit Patroli Polsek Narmada Ipda Ramli sebagai Piket Pawas bersama Aiptu I Made Armada didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Firman Eka Jayadi dan Bripka Chairil Akhwan memberikan imbauan kepada pedagang.
‘’Setelah menemukan adanya pedagang petasan dan kembang api, kami langsung memeriksa surat ijin dan memberikan himbauan agar tidak menjual petasan,’’ jelas Ipda Ramli
Kapolresta Mataram melalui Kapolsek Narmada, Kompol I Nyoman Nursana SH, menjelaskan, berawal dari informasi masyarakat melalui Bhabinkamtibmas bahwa di seputaran Desa Keru Kecamatan Narmada disinyalir banyak pedagang petasan.
Setelah itu piket Pawas bersama gabungan Bhabinkamtibmas, benar saja menemukan ada lima 5 titik pedagang petasan di Desa keru dan Desa Narmada.
‘’ Kegiatan ini dilakukan untuk menindak lanjuti himbauan Kapolresta Mataram di bulan suci Ramadan 1444 Hijriah, untuk mencegah larangan peredaran dan membunyikan mercon atau petasan,’’ tegasnya.
Selain itu, untuk menjaga situasi tetap kondusif dan masyarakat tidak terganggu oleh suara petasan serta mencegah adanya jatuh korban akibat bermain petasan atau mercon.
Untuk memastikan para pedagang tidak menjual barang tersebut, petugas meminta identitas diri dan menekankan tidak mengulangi perbuatannya lagi untuk dicatat, kemudian akan secara rutin melakukan monitoring serta patrol.
Selama bulan suci yang penuh Rahmat ini, diharapkan masyarakat, khususnya para pedagang, remaja dan anak anak, tidak main petasan atau mercon, agar tidak merugikan diri sendiri, keluarga dan lingkungannya.
“Mari kita sambut bulan suci Ramadhan ini dengan lebih meningkatkan ibadah dan saling menjaga kerukunan serta mendukung Kepolisian dalam menjaga Kamtibmas,” pinta Kapolsek. Red)
