Walikota Bima: Kerjasama Ini Meningkatkan Ekonomi Petani Di Bima

Kota Bima, flashlombok.com – Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, hadiri Penandatangan AKAD Program Mitra Binaan Petani Plasma PT. Sarottama Mitra lestari, di kantor PT. Sarottama Mitra lestari.

Selain dihadiri walikota, dihadiri juga oleh direktur PT Sarottama Mitra Lestari, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, serta para Petani di kota Bima.

Wali Kota Bima  menyampaikan bahwa dengan adanya AKAD Program Mitra Binaan Petani Plasma PT. Sarottama Mitra lestari tersebut memberikan dampak baik bagi petani khususnya di kota bima.

Ditambahkan, bahwa petani di bima adalah petani yang sangat ulet, sehingga dengan adanya PT Sarotamma ini membawa dampak yang sangat posisif  untuk meningkatkan taraf hidup petani  agar lebih modern dan efisien.

Dengan adanya Tekhnologi yang dihadirkan ini, memberi dampak pengurangan biaya produksi seperti biaya tenaga kerja, begitu juga dalam hal penyemprotan  sehingga memudahkan petani untuk menyemprot lahan dalam jumlah besar.

“Saya harap dengan adanya kerja sama ini  sehingga kenaikan taraf ekonomi petani di kota bima ini juga membawa dampak positif terhadap pemerintah, apalagi kondisi hari ini kita sama-sama berjuang meningkatkan ekonomi masyarakat serta menjaga inflasi agar tidak terjadi kelangkaan bahan pangan atau bahan pokok apapun,’’ kata walikota dikutip dari laman pemkot Bima.

Komisaris PT Sarottama Mitra Lestari juga menyampaikan bahwa melalui kegiatan tersebut bisa meningkatkan prokdutivitas petani. 

Rencananya pihak Mitra Lestari berencana membangun sebuah pengering jagung yang akan dipasarkan di sentra-sentra , karena sekarang 80 persen masih mengandalkan sinar matahari untuk dijemur, sehingga ketika musim hujan kualitasnya kurang bagus,  dan kesempatan untuk dijual akan lama. Nanti akan dimudahkan pemasaran mesin pengering ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para petani, dan tentunya petani sangat membutuhkan modal termasuk pupuk, benih pengobatan, karung, terpal,  perusahaan berupaya membantu tanpa bunga. 

Perusahaan akan menggunakan pola syariah, dana talangan pun tidak begitu memberatkan hanya biaya admin, dengan niat baik ini tentu  diharapkan agar para petani dapat merespon dengan baik, sehingga pada akhirnya nanti  akan berkelanjutan dan memberikan berkah baik bagi para petani. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *