Sambut Ramadhan 1444 Hijriah, Pengurus Lajuyapi Indonesia Bagikan Ribuan Sarung

Mataram, flashlombok.com – Pengurus lanjut usia (Lajuyapi) Indonesia, dalam menyambut bulan Ramadhan 1444 Hijriah, akan melaksanakan kegiatan berbagi paket sarung untuk sholat tarawih dan solat wajib, kepada lanjut usia dan yatim piatu serta kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di Indonesia termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Khusus untuk Pembagian sarung yang sedang berjalan di Provinsi Nusa Tenggara Barat saat ini, Pembagian paket ramadhan ini akan di laksanakan kembali pada hari Senin 20 Maret 2023, bertempat di Masjid Raya Puyung, Kabupaten Lombok Tengah, setelah berkeliling di Pulau Sumbawa.
Ketua Umum Lajuyapi Indonesia, DR.H.Ahmad Rusni, SE, MM, MPD, menjelaskan, dalam pembagian paket ribuan sarung ini, terutama yang akan dilakukan Senin 20 Maret nanti, akan dihadiri juga oleh tidak kurang dari seribu lima ratus enam puluh empat koordinator dusun dan coordinator desa, pengurus Lajuyapi yang telah dibentuk kepengurusannya di Kabupaten Lombok Tengah. Dan masing-masing pengurus juga akan membawa para jompo di wilayahnya masing-masing dan membawa minimal dua orang yatim piatu.
Dalam penyerahan paket ramadhan ini, dijadwalkan juga akan turut hadir koordinator kecamatan se kabuypaten lombok tengah yang jumlahnya 12 kecamatan, termasuk akan dihadiri juga oleh oleh koordinator tingkat kabupaten lombok tengah, yang kepengurusannya sudah dibentuk juga. Pembagian sarung menjelang bulan ramadhan ini , rencananya akan diserahkan langsung oleh Ketua Umum Lajuyapi Indonesia, Ahmad Rusni, bersama pengurus pusat lainnya yang telah hadir di Nusa Tenggara Barat.
Ahmad Rusni menjelaskan, kegiatan serupa juga telah dilakukan di sejumlah daerah lainnya, baik di Nusa Tenggara Barat sendiri, maupun di propinsi lainnya, seperti di Provinsi Bali dan Sumatera.
Lajuyapi yang bergerak dibidang sosial kemasyarakatan ini, sudah memiliki kepengurusan di seluruh Indonesia. Disebutkan oleh Haji Ahmad Rusni, kepengurusan Lajuyapi hingga bulan Maret 2023, telah terbentuk 60 persen di 34 provinsi di Indonesia, yang terbagi menjadi 514 kabupaten kota.
Selain sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial, Lajuyapi juga bergerak untuk mencetak lapangan kerja, melalui pembinaan pembekalan kerja langsung atau PPKL. Dalam PPKL ini. Para generasi muda dicetak menjadi para pekerja mandiri, dibekali dengan ilmu pengetahuan dan praktik kerja, sebagai bekal mereka menjadi wirausaha mandiri.
Selama menjalni PPKL, selain mendapatkan honor bulanan sesuai dengan UMR yang berlaku di daerah setempat, mereka juga diajarkan bagaimana mengelola management perusahaan, sehingga dalam meniti karir akan menjadi pengusaha sukses.
Lajuyapi yang berkantor pusat di NTB ini, merupakan salah satu yayasan sosial yang mandiri dan bertujuan membantu masyarakat agar memiliki lapangan kerja, salah satunya dengan PPKL berbagai bidang usaha, sehingga para generasi muda, termasuk para yatim piatu, setelah dewasa nanti, memiliki penghasilan yang layak di atas UMR melalui penerapan bagi Hasil. (Red)
