Ini Pesan Gubernur Saat Membuka Musywil Muhammadiyah dan Aisyiyah NTB

Lombok Tengah, flashlombok.com – Persoalan muda itu bukan soal umur saja atau persoalan biologis saja, tapi suasana batin. Banyak tokoh Muhammadiyah, NU, NW yang umur sudah 70-80 tahun, tapi suasana batinnya seperti anak muda sediakala.
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menegaskan hal tersebut saat membuka Musyawarah Wilayah (Musywil) Ke 14 Muhammadiyah dan Ke 11 ‘Aisyiyah NTB, di Praya Sabtu 18 Februari.
Gubernur menyampaikan sebuah anomali tentang kondisi organisasi usia biologis, dan jarang sekali organisasi yang berumur panjang. Ada sebuah buku ditulis oleh orang belanda tentang “The Living Company” menghitung usia organisasi atau usia perusahaan. Dan dijelaskan bahwa rata-rata usia organisasi 12 setengah tahun paling lama. Gubernur NTB melihat NU dan Muhammadiyah usianya panjang.
Gubernur kemudian menjelaskan tentang syarat sebuah organisasi yang umurnya panjang adalah pertama organisasi yang umur panjang itu sensitif terhadap perubahan lingkungan, yang kedua punya ciri, identitas ke khasan diferensiasi dibanding yang lain, ketiga conservative in finance.
“Biasanya yang jorjoran, usianya akan pendek, dan ke empat organisasi yang umurnya panjang akan toleran terhadap pikiran, menghindari fragmentasi, dan terakhir, ke lima selalu arif dalam memilih kepemimpinan”
Gubernur melihat kondisi organisasi yang pendek umurnya, karena tegang dalam memilih pemimpin, dan dilihatnya organisasi perkumpulan dan partai politik usianya pendek karena tegang dalam memilih pemimpin.
Selain itu Gubernur NTB melihat ada tradisi yang mahal di Muhammadiyah, dan ciri khas yang selalu ada di Muhammadiyah pada setiap pergantian kepemimpinan. “Ada tradisi yang bagus di Muhammadiyah, bahwa yang terpilih adalah orang tidak menginginkan jabatan tersebut. Ini salah satu tradisi yang makin lama makin mahal, jangan sampai kita punya organisasi berebut jadi pemimpin, menguras modal sosial, melukai batin kita, sehingga jauh dari ajaran agama yang diajarkan pada kita semua,’’ tegasnya.
‘’Insya Allah Muhammadiyah NTB akan penuh keberkahan, bahwa yang menjadi masalah sebuah organisasi akibat adanya manuver kiri-kanan, yang akan berdampak pada umur sebuah organisasi,’’ pesan gubernur.
Muhammadiyah, NU dan NW punya kewajiban mewariskan sesuatu kepada anak muda, cucu di NTB cara berorganisasi yang membuat berumur panjang, karena organisasi bukan tempat mencari makan, kehidupan, tapi organisasi adalah wadah, wahana untuk berkhidmat mencari amal jariah untuk keberlangsungan kehidupan akhirat.(Red)
