Cuaca Buruk, Wisatawan Sepi Menuju Gili

Lombok Utara, flashlombok.com – Cuaca buruk yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Barat, selain dirasakan oleh para nelayan yang tinggal di pesisir pantai karena terjadinya abrasi, juga dirasakan oleh mereka yang bekerja sehari0hari sebagai penyedia layanan penyeberangan di sejumlah kawasan wisata di Pulau Lombok.

Seperti yang dialami oleh sejumlah pemilik kapal penyeberangan di pesisir pantai Lombok Utara, terutama yang setiap hari melayani penyeberangan ke gili trawangan, gili meno dan gili air.

Dampak cuaca buruk yang terjadi belakangan ini di Pulau Lombok, mengakibatkan penghasilan mereka turun drastis hingga lima puluh persen, terutama mereka yang memiliki kapal penyeberangan dengan rute teluk nare menuju tiga gili.

Salah seorang penyedia kapan penyeberangan bernama Ikhsan, mengaku sejak cuaca buruk yang terjadi belakangan ini, pendapatannya berkurang hingga lima puluh persen.

Pada saat cuaca normal sebelumnya, dalam sehari rata-rata bisa mengangkut penumpang minimal dua kali pulang pergi. Namun belakangan ini, paling banyak satu kali, bahkan bisa jadi tidak ada penumpang sama sekali.

Sementara menunggu cuaca lebih bersahabat, kesempatan tersebut digunakan oleh para pemilik kapal, untuk memperbaiki kapal mereka, sembari menunggu cuaca normal dan penumpang yang menuju ke tiga gili normal kembali juga.

Para penyedia layanan penyeberangan yang menuju tiga gili, sangat berharap perhatian pemerintah untuk lebih giat mempromosikan wisata tiga gili kembali, agar kunjungan wisata bangkit kembali seperti sebelumnya, karena mereka sangat menggantungkan hidup mereka dari kunjungan wisatawan yang menggunakan jasa kapal mereka untuk menyeberang ke kawasan tiga gili.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *