Dari UMKM Untuk UMKM “Market Tertarget Omset Meroket”

Panitia, Pemateri dan Peserta Saat Sesi Foto di Akhir Seminar Bisnis “Market Tertarget Omset Meroket” di Aston Inn Mataram, Minggu (15/11/2020).

Mataram, flashlombok.com – Perkumpulan UMKM NTB adakan seminar bisnis dengan tema “Market Tertarget Omset Meroket” di Aston Inn Mataram. Membahas tentang mengenal target market produk, distribusi hingga strategi agar bisnis bisa menggurita ke seluruh Indonesia. Bertujuan untuk berbagi ilmu mengenai dunia bisnis khususnya UMKM, Minggu (15/11/2020).

Pihak Panitia Seminar membatasi kapasitas peserta hanya 100 tidak lebih, mengingat masih dalam masa pandemi. Para peserta tidak hanya berasal dari yang sudah memiliki bisnis atau ide berbisnis. Namun juga ada yang baru dan akan memulai bisnisnya.

Dalam seminar ini juga menerapkan protokol kesehatan, seperti check suhu tubuh dan dianjurkan menggunakan hand sanitizer. Para Peserta diwajibkan menggunakan masker. Kapasitas ruangan dibuat 3 kali lebih besar dari jumlah peserta yang hadir serta kursi dibuat berjarak.

Menghadirkan 3 Narasumber yaitu Wahyu Eko Hidayat, Septia Erianty dan Akbar Moujahid.

Wahyu Eko Hidayat adalah Founder Autonic group, menginisiasi rumah distribusi UMKM Lombok. Bergabung dengan berbagai komunitas UMKM yang aktif dan mempunyai Visi menciptakan banyak wirausaha sukses dan mandiri di Lombok. Menyampaikan Materi tentang Distribusi. 

Wahyu berharap para peserta lebih berkembang dari hari ini.“Teman-teman UMKM ini lebih berkembang terutama di NTB, karena kita lihat pasar di dunia retail itu masih besar. Jadi pangsa pasar retail ini kan kita ambil, temen-teman UMKM kita fasilitasi untuk bisa masukin pasar retail tradisional dan modern,”ujar Wahyu.

Septia Erianty adalah Founder dan Owner Organic Lombok (Pioneer Industri Lombok, NTB) Memiliki Puluhan Distributor dan Ratusan Resellers di Seluruh Indonesia. Menyampaikan bagaimana cara dan strategi agar usaha/bisnis bisa menggurita ke seluruh Indonesia.

Septia berharap para peserta seminar benar-benar mengaplikasikan ilmu yang didapat pada hari ini. “Teman-teman yang pulang dari acara Market Tertarget Omset Meroket, bisa benar-benar mengaplikasikan ilmu yang didapat. Sehingga semisal mereka bisa aplikasikan itu, aku yakin banget insyaAllah bakalan ngoncer pastinya karena aku sendiri pernah ngalamin,” ujar Septia.

Akbar Moujahid adalah Founder dan CEO Multikreasi, Founder dan CEO Kikukini, Founder Sutsen Kitchen, CO-Founder Brand Activist Network Host At Ngebrand Radio Show. Menyampaikan tentang bagaimana cara lebih mengenal target market produk, sehingga mampu mencapai target omset yang diinginkan dengan target market yang jelas dan terukur.

Akbar berharap brand lokal bisa tumbuh, dilirik orang lokal dan tidak ketergantungan dengan produk luar. “Saya ingin brand-brand lokal yang authentic di daerah masing-masing bisa tumbuh dan berkembang, sehingga orang sudah mulai melirik market-market lokal. Kalo market lokal sudah mulai dilirik oleh orang lokal setidaknya perputaran ekonomi ada di kita dan tidak ketergantungan dengan produk luar,” ujar Akbar.

Para peserta antusias untuk bertanya kepada setiap pemateri karena disiapkan sesi tanya jawab di akhir masing-masing pemateri menyampaikan ilmu. selain mendapatkan ilmu para peserta juga mendapatkan tabungan emas gratis, terdaftar sebagai mitra usaha fast courier dan mendapatkan potongan ongkir spesial untuk pengiriman barang dan 3 UMKM yang terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk di mentoring langsung oleh Akbar Moujahid.

Henda Apriyan salah satu yang mendapatkan kesempatan untuk mentoring langsung bersama Akbar Moujahid tidak menyangka dirinya yang terpilih. “Surprise banget saya mendapatkan mentoring dari mas akbar, Acara ini sangat bermanfaat bagi UMKM NTB karena kita disini bertumbuh, berproses bagaimana kita membangun usaha dan bisnis jadi lebih baik kedepannya,”ujar Henda. 

Ikha Dewi selaku ketua panitia seminar berharap adanya rencana tindak lanjut dari seminar ini. “Saya berharap adanya Rencana Tindak Lanjutnya (RTL), kenapa kita buatkan grup para peserta seminar ini, jika ada diklat atau pengetahuan tentang sertifikasi gratis akan diteruskan ke peserta,” Ujar Ika Ketua Panitia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *