BBPOM Mataram Perkuat Dukungan Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis

Mataram, flashlombok.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram turut memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program MBG bagi Pemerintah Daerah Tahun 2026  yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kegiatan yang berlangsung pada 16–18 September 2026 di Idoop Hotel, Mataram, diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai stakeholder terkait, dari  perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi, kabupaten/kota se-NTB, BPMP NTB, Koordinator Regional Provinsi NTB, Koordinator Wilayah Program MBG kabupaten/kota, serta perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kabupaten/kota.

Dra. Winartutik, Apt., dari BBPOM di Mataram hadir sebagai narasumber untuk memberikan penguatan mengenai keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG. Materi keamanan pangan menjadi salah satu agenda utama dalam rakor, bersama dengan kebijakan nasional MBG, pemenuhan standar gizi seimbang, serta implementasi program MBG di satuan pendidikan.

Dalam paparannya, Dra. Winartutik, Apt., menekankan bahwa aspek keamanan pangan merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan dalam proses penyiapan MBG, sehingga pangan yang disediakan bagi penerima manfaat harus terjamin keamanan dan mutunya.

Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan aspek penting yang harus menjadi perhatian dalam setiap tahapan penyiapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kualitas dan keamanan pangan perlu dijamin agar makanan yang diberikan kepada penerima manfaat tidak hanya bergizi, tetapi juga aman untuk dikonsumsi.

“Keamanan pangan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Diperlukan sinergi dan komitmen bersama dari seluruh stakeholder untuk memastikan pangan yang disediakan bagi penerima manfaat memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan gizi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya penerapan keamanan pangan dalam mendukung penyelenggaraan MBG. Sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, SPPG, dan stakeholder terkait diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program secara aman, efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rangkaian rakor juga membahas pemetaan dan validasi data satuan pendidikan sasaran penerima manfaat, identifikasi permasalahan, serta penyusunan solusi untuk mendukung implementasi MBG di daerah. (mtr17/r01).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *