Cuaca Ekstrim, Nelayan Hilang Terseret  Arus

Tim Polairud Polres Loteng Sedang Melakukan Pencarian Korban

Lombok Tengah, flashlombok.com – Cuaca esktrim yang  terjadi di Nusa Tenggara Barat belakangan ini, membuat para nelayan dan jasa penyeberangan terpaksa harus berhenti sementara, karena kuatir akan resiko yang akan mereka alami jika nekad melakukan rutinitas mereka.

Himbauan yang dikeluarkan oleh BMKG tersebut, rupanya belum menyentuh hingga ke masyarakat di pesisir pantai. Ini terbukti dengan masih adanya nelayan yang nekad turun melaut, tanpa memperhatikan cuaca yang terjadi di sekelilingnya.

Nasib naas dialami oleh seorang nelayan asal Lombok Timur bernama Kamisun, hilang saat memancing ikan di Teluk Ujung Twa Gunung Tunak Lombok Tengah. Pemancing ikan ini diketahui hanyut, setelah teman mancing korban melaporkan temannya hilang diterjang ombak.

Korban yang bernama Kamisun, hilang setelah tersambar ombak, kemudian terjatuh dan terseret air laut di perairan teluk ujung twa gunung tunak, pada minggu malam.

Tim polairud yang mendapat laporan langsung melakukan pencarian, namun hingga Selasa siang, belum ada ditemukan tanda-tanda dari korban.

Kasat Polairud Polres Loteng, Iptu Acim, menjelaskan, pencarian terus dilakukan, petugas terkendala cuaca ekstrim, seperti hujan lebat disertai angin kencang yang masih berlangsung begitu dilakukan pencarian dengan menyusuri sekitar tempat tenggelamnya korban. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *