Ditemukan 3 Dompet dan 2 HP, Diduga Hasil Copet di Tengah Keramaian Parade MotoGP

Mataram, flashlombok.com – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Mataram bersama personel Brimob Polda NTB yang tengah melaksanakan pengamanan menemukan tiga dompet dan dua telepon seluler (HP) yang diduga dibuang oleh pelaku pencopetan.

Keramaian Parade Rider MotoGP di kawasan Teras Udayana, Kota Mataram, dimanfaatkan sejumlah pihak untuk melakukan aksi kejahatan, Rabu (07/10/2026).  Barang-barang tersebut ditemukan personel saat menjalankan tugas pengamanan di tengah padatnya pengunjung yang antusias menyaksikan Parade Rider MotoGP di Teras Udayana.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP., S.T.K., SIK., M.Si., mengatakan barang-barang tersebut diduga berkaitan dengan aksi pencopetan. Dugaan itu muncul setelah seorang yang dicurigai langsung melarikan diri ketika melihat petugas berpakaian preman dari Tim URC.

“Barang yang ditemukan berupa dua HP dan tiga dompet. Barang-barang tersebut langsung kami umumkan melalui pengeras suara di panggung agar pengunjung yang merasa kehilangan HP atau dompet bisa mengambilnya melalui petugas,” ungkapnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Dua unit HP yang ditemukan telah dikembalikan kepada pemiliknya setelah dilakukan pencocokan dan verifikasi.

Sementara tiga dompet hingga kini belum diambil pemiliknya. Polisi menyebut identitas pemilik masih dapat diketahui karena dokumen identitas berada di dalam masing-masing dompet.

Tiga dompet tersebut tercatat atas nama Norma Susanti, beralamat di Kebon Jaya Barat, Monjok; Mita Ulaulia Fitri, beralamat di Lendang Karang, Kalijaga Timur, Aikmel, Lombok Timur; serta Zuriatun Toyyibah, beralamat di Senggigi, Batulayar, Lombok Barat.

“Kepada yang bersangkutan, dompet bisa diambil di Satreskrim Polresta Mataram,” ujar AKP I Made Dharma.

Ia menjelaskan, kuat dugaan barang-barang tersebut dibuang oleh pelaku setelah menyadari keberadaan petugas di sekitar lokasi. Pelaku diduga memanfaatkan kepadatan pengunjung untuk melancarkan aksinya.

“Barang-barang tersebut diduga hasil copet yang dibuang begitu melihat petugas. Karena jumlah pengunjung sangat ramai, terduga luput dari pengejaran petugas,” jelasnya. (pmtr07/r01).

kat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *