Sempat Memanas, Keributan Pemuda di Jempong Baru

Mataram, flashlombok.com – Kesalahpahaman yang sempat memicu keributan antarkelompok pemuda dan remaja di wilayah Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, akhirnya berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi.
Upaya penyelesaian tersebut difasilitasi Bhabinkamtibmas Jempong Baru bersama Babinsa setempat dengan melibatkan para tokoh masyarakat dan keluarga pihak yang terlibat, Minggu (20/09/2026).
Mediasi berlangsung di rumah Kepala Lingkungan (Kaling) Mapak Belatung, Kelurahan Jempong Baru. Hadir dalam pertemuan tersebut Kaling Mapak Dasan, para Ketua RT, perwakilan orang tua pemuda dan remaja yang terlibat, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P., menjelaskan, mediasi dilakukan setelah sehari sebelumnya terjadi keributan yang dipicu kesalahpahaman. Sejumlah pemuda dan remaja diketahui sempat berkumpul di beberapa lokasi dan diduga hendak melakukan perkelahian.
“Para pemuda dan remaja tersebut sempat berkumpul di depan SDN 99 Mataram dan Lapangan Bola Mapak Dasan. Mereka disinyalir ada yang membawa sajam. Atas situasi tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa segera melakukan koordinasi dengan para Kaling agar segera dilakukan musyawarah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,” ujar AKP Muhammad Ryanto.
Merespons situasi tersebut, Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung mendatangi kedua kelompok untuk mencegah terjadinya bentrokan sekaligus mencari solusi agar persoalan tidak meluas.
Koordinasi kemudian dilakukan bersama para Kepala Lingkungan, tokoh masyarakat, serta orang tua pihak yang terlibat. Hasilnya, seluruh pihak yang terlibat dapat dihadirkan dalam forum mediasi untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Kapolsek Ampenan mengapresiasi langkah cepat Bhabinkamtibmas, Babinsa, para Kaling, tokoh masyarakat, dan orang tua yang bersama-sama berupaya meredam persoalan tersebut.
“Alhamdulillah, meski dalam mediasi tersebut sempat sama-sama dalam situasi tegang, namun akhirnya keributan yang terjadi berhasil diselesaikan secara damai. Kedua belah pihak sepakat menyudahi kesalahpahaman tersebut dan berjanji untuk tidak mengulanginya kembali,” katanya. (pmtr20/r01).
