55 Pemuda dan Penyandang Disabilitas Lombok Tampilkan Ide Bisnis Ramah Lingkungan di Ecopower Ideation Showcase 2026

Puncak program pelatihan 8 bulan kolaborasi Solve Education!, Yayasan Allianz Peduli, Nusa Tenggara for Nusantara Foundation, dan Universitas Islam Al-Azhar Mataram — 15 finalis terbaik hadirkan solusi ekonomi sirkular dan literasi keuangan nyata dari bumi Lombok.
Mataram, flashlombok.com – Solve Education, bekerja sama dengan Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli dan didukung oleh Allianz Group melalui Social Impact Fund, menyelenggarakan Ecopower Lombok Ideation Showcase 2026: Empowering Sustainable Futures Through Financial Literacy and the Circular Economy .
Acara puncak yang menandai berakhirnya program pelatihan intensif selama 8 bulan bagi pemuda dan penyandang disabilitas di Lombok. Acara ini diselenggarakan berkolaborasi dengan Nusa Tenggara for Nusantara Foundation dan Universitas Islam Al-Azhar Mataram sebagai mitra lokal yang memastikan program ini berakar kuat di komunitas Nusa Tenggara.
Dari total 55 peserta yang telah mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan oleh para praktisi di bidangnya, 15 finalis terpilih hari ini tampil mempresentasikan ide bisnis ramah lingkungan mereka di hadapan dewan juri.
Para peserta telah melalui proses nyata: menyusun rencana keuangan, menguji kelayakan produk, dan membangun kepercayaan diri sebagai wirausahawan muda.
Ecopower: Dari Pembelajaran ke Livelihood
Ecopower adalah program pemberdayaan pemuda yang mengintegrasikan literasi keuangan dengan prinsip ekonomi sirkular. Program ini berjalan melalui platform edbot.ai milik Solve Education!, menggunakan pendekatan GAIN: Gamification, AI Coaching, Incentives, dan Network — menjadikan proses belajar adaptif, inklusif, dan relevan bagi kehidupan nyata peserta.
Selama 8 bulan, peserta mendapatkan pelatihan langsung dari para praktisi, pendampingan menyusun rencana bisnis, serta dukungan komunitas yang mendorong persistensi belajar hingga hari showcase.
“Banyak anak muda, termasuk teman-teman penyandang disabilitas, tumbuh tanpa diajarkan cara membaca peluang, membangun usaha, atau mencari penghasilan tanpa mengorbankan lingkungan yang membesarkan mereka. Ecopower lahir dari keresahan itu. Ketika anak muda diberi ruang dan pendampingan yang tepat, mereka tidak hanya mendapat pengetahuan. Mereka mulai melihat masa depan dari sudut pandang yang berkelanjutan, ” kata
Talitha Amalia, Co-founder & COO Solve Education.
Keberagaman Ide, Kekuatan Lokal
Lima belas finalis menghadirkan solusi bisnis yang lahir dari bahan baku dan tradisi lokal Lombok, sekaligus merespons isu lingkungan secara konkret. Di antara ide yang dipresentasikan.
Renjana Lombok (Febria Kamiswara) tentang deterjen ramah lingkungan berbahan nabati MES/Metil Ester Sulfonat, bebas fosfat, kemasan refill.
Briket Arang Tempurung Kelapa (Baiq Zulfia Rhodiatul Ihsani), bahan bakar alternatif dari limbah kelapa, sedikit asap dan ekonomis.
Eco Orange (Nadia Utami), produk pembersih siap pakai berbahan dasar ekstrak kulit jeruk.
Eco Crystal Bracelet (Yunita Indriana Putri) — gelang handmade dari potongan botol plastik daur ulang.
Kompos Literasi (Ahmad Hazmi), pupuk organik dari kotoran kambing dan serbuk kayu untuk penguatan pertanian lokal.
Danboo Crafts (Muhammad Hamdani), kerajinan anyaman bambu yang memberdayakan pengrajin perempuan dan ibu rumah tangga.
Wayen Sehat Nusantara (Ahmad Afif Annasiri), modernisasi jamu lokal menjadi minuman wellness harian berbasis jahe merah.
Minyak Kemiri Asli Bayan (Suciawati), perawatan rambut 100% alami dari biji kemiri tanpa bahan kimia.
Self Watering Pot (Dara Aicya Putri), pot tanaman dari botol plastik bekas dengan sistem penyiraman otomatis
Lulur Organik DesMa (Desak Made Ratna Dewi) — skincare alami dari keniri, beras, bunga sandat, dan kunyit.
Termasuk lima ide bisnis unggulan lainnya yang tampil pada showcase hari ini
Seluruh peserta menyusun rencana keuangan yang konkret, meliputi proyeksi modal awal, harga jual, dan target pendapatan bulanan, mencerminkan inti program Ecopower: bisnis ramah lingkungan yang juga layak secara ekonomi.
Penghargaan dan Komitmen Nyata
Seluruh 15 finalis menerima sertifikat dan tiga pemenang utama, Nadia Utami (Eco Orange), Ahmad Afif Annasiri (Wayen Sehat Nusantara), dan Febria Kamiswara (Renjana Lombok), meraih penghargaan Small Seed Capital sebagai modal awal untuk mewujudkan ide bisnis mereka.
Yang membedakan Ecopower Lombok Showcase 2026 dari sekadar kompetisi adalah komitmen konkret dari para mitra untuk terus mendukung peserta terpilih setelah program berakhir.
Sebagai contoh, Lalu Galang Gumilang (Fajar Gumilang Massage), Yayasan Allianz Peduli memberikan investasi modal awal untuk mendukung ekspansi usaha jasa pijat tradisional berbahan alami ini ke lebih banyak pelanggan.
Rima Hamid (Fun Learning Center), Yayasan Allianz Peduli akan membeli kit pembelajaran Fun Learning Center dan mengundang Rima sebagai trainer untuk melatih tutor-tutor Allianz.
Nadia Utami (Eco Orange), ECCO Foundation dan Nusa Tenggara for Nusantara Foundation akan merekrutnya untuk menjalankan sesi training dan workshop produk pembersih ramah lingkungan berbasis kulit jeruk.
Dara Aicya Putri (Self Watering Pot) — ECCO Foundation dan The Sira Lombok akan membeli produknya sekaligus mengundang Dara sebagai trainer untuk kelas upcycling dan berkebun berkelanjutan.
Salma Firdaus (Cendekia Academic Consulting), Solve Education! akan membatunya mempertajam model bisnis tersebut dan berkolaborasi untuk memperluas jangkauan layanan konsultasi akademiknya sebagai bagian dari ekosistem pembelajaran yang lebih luas.
Najwa Humayro (Sweetie Hampers), Juri Marcellinus Jerry memesan 5 hampers dengan satu syarat, seluruh isi hampers hanya boleh menggunakan produk-produk dari peserta Ecopower Lombok Showcase 2026.
Sebuah gestur yang tidak hanya mendukung bisnis Najwa, tetapi sekaligus mengangkat produk sesama peserta dan membuktikan bahwa ekonomi sirkular bisa berjalan dari dalam ekosistem itu sendiri.Selain komitmen individual, seluruh 15 finalis mendapatkan dua kesempatan kolektif yang akan membawa dampak lebih jauh.
Solve for Change Grant. Setiap peserta dapat mendaftar ke program Solve for Change dari Solve Education! untuk berkesempatan mendapatkan grant tambahan sebesar SGD 600 sebagai modal lanjutan bagi bisnis mereka.
Business Acceleration Program. Seluruh peserta juga dapat mendaftarkan diri ke Business Acceleration Program by Solve Education! x Amyas Valora Foundation, sebuah program akselerasi bisnis yang menawarkan akses pinjaman tanpa bunga (zero interest loan) untuk mendukung pertumbuhan usaha mereka.
“Pemberdayaan yang berkelanjutan dimulai dari penyediaan akses dan kesempatan yang semakin mudah dan terbuka kepada setiap individu. Dengan mengintegrasikan literasi keuangan dan prinsip ekonomi sirkular, Ecopower mendukung generasi muda—termasuk penyandang disabilitas—untuk membangun usaha yang inklusif, berkelanjutan, serta berdampak bagi ekonomi lokal dan sosial. Keterlibatan karyawan Allianz Indonesia sebagai relawan yang mendampingi sepanjang program selama delapan bulan, turut melengkapi perjalanan belajar para peserta, memperkuat kepercayaan diri, serta membantu mereka dalam menerjemahkan pengetahuan menjadi praktik nyata,’’ kata Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli

Tiga Pemenang Ide Bisnis Terbaik, (dari kiri ke kanan): Wayen Sehat Nusantara (Ahmad Afif Annasiri), Eco Orange (Nadia Utami), Renjana Lombok (Febria Kamiswara).
Inklusivitas sebagai Fondasi
Program Ecopower Lombok dirancang sejak awal untuk menjangkau penyandang disabilitas sebagai peserta penuh, bukan kelompok yang dipisahkan, tetapi bagian integral dari ekosistem wirausaha yang dibangun bersama. Platform edbot.ai dan metode pendampingan disesuaikan agar dapat diakses tanpa hambatan oleh semua peserta.
Mitra lokal, Nusa Tenggara for Nusantara Foundation dan Universitas Islam Al-Azhar Mataram, memainkan peran kunci dalam menjangkau komunitas yang selama ini kurang terlayani, dengan pemahaman konteks sosial dan budaya yang mendalam.
Tentang Para Penyelenggara
Solve Education! adalah organisasi sosial yang berfokus membantu anak muda mengubah pembelajaran menjadi penghidupan melalui pendekatan ilmu perilaku (behavioural science), dengan kerangka kerja GAIN (Gamification, AI Coach, Incentives, dan Network) yang membangun ketekunan belajar hingga keterampilan benar-benar terbentuk dan berujung pada peluang kerja maupun kewirausahaan. solveeducation.org
Allianz Group adalah perusahaan asuransi dan manejemen aset terkemuka di dunia dengan lebih dari 128 juta nasabah individu dan perusahaan di lebih dari 70 negara. Nasabah Allianz mendapatkan manfaat dari berbagai layanan asuransi individu dan kumpulan, mulai dari asuransi properti, jiwa dan kesehatan, sampai layanan bantuan, asuransi kredit, dan asuransi bisnis secara global. Allianz adalah salah satu investor terbesar di dunia, dengan dana kelolaan nasabah asuransi lebih dari 776 miliar Euro.
Sementara manajer aset kami, PIMCO dan Allianz Global Investors mengelola aset sebesar 1,9 triliun Euro milik pihak ketiga. Berkat integrasi sistematik ekologis dan kriteria sosial pada proses bisnis dan keputusan investasi, Allianz merupakan salah satu perusahaan asuransi terdepan dalam Dow Jones Sustainable Index. Pada tahun 2024, Allianz Group memiliki lebih dari 156.000 karyawan dan meraih total bisnis sebesar 179,8 miliar Euro serta laba operasional sebesar 16 miliar Euro.
Allianz Indonesia memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996.
Di tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah. Pada tahun 2023, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia resmi beroperasi sebagai entitas terpisah yang memberikan perlindungan asuransi dan pengelolaan risiko keuangan yang berbasis syariah.
Kini, Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 50.000 tenaga pemasar dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya. Yayasan Allianz Peduli adalah yayasan sosial yang menjalankan program sosial Allianz Indonesia untuk mendukung pendidikan inklusif, literasi keuangan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan dan ketahanan komunitas di seluruh Indonesia.
Universitas Islam Al-Azhar Mataram adalah perguruan tinggi Islam terkemuka di Nusa Tenggara Barat yang berkomitmen pada pendidikan berpihak masyarakat dan pembangunan daerah.
Nusa Tenggara for Nusantara Foundation adalah organisasi masyarakat sipil berbasis di Lombok yang berfokus pada penguatan kapasitas pemuda, penghidupan berkelanjutan, dan pembangunan inklusif di Nusa Tenggara. (bdg15/r01).
