Angin Kencang dan Banjir Terjang Tiga Kecamatan di Kabupaten Bima, Puluhan Bangunan Terdampak

Bima, flashlombok.com –  Angin kencang yang disertai hujan lebat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bima pada Kamis malam  (22/1/2026) menyebabkan kerusakan bangunan dan genangan banjir di Kecamatan Wera, Ambalawi, dan Tambora. Berdasarkan laporan Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB, tercatat 50 KK atau sekitar 200 jiwa terdampak.

Fenomena angin kencang memberikan dampak kerusakan yang signifikan pada sektor pemukiman. Di Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, satu unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan kategori sedang dengan taksiran kerugian mencapai Rp20 juta.

Sementara di Desa Mandala, Kecamatan Wera, angin kencang juga menyebabkan satu rumah warga rusak ringan dengan kerugian sekitar Rp10 juta. Selain rumah tinggal, terjangan cuaca ekstrem ini juga berdampak pada fasilitas publik di Desa Labuan Kananga, di mana satu unit sekolah dan satu kantor desa turut terdampak.

Selain angin kencang, luapan banjir juga merendam 48 unit rumah di Desa Labuan Kananga akibat intensitas hujan yang sangat tinggi hingga pukul 01.00 WITA. Personel gabungan dari TRC BPBD Kabupaten Bima, TNI/POLRI, serta aparatur desa setempat telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan penanganan darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat wilayah NTB sedang berada pada puncak musim hujan. “Potensi cuaca ekstrem yang memicu angin kencang, banjir, dan tanah longsor masih sangat tinggi di Dasarian III Januari ini. Kami mengimbau warga untuk berhati-hati terhadap pohon tumbang dan luapan air yang bisa terjadi secara tiba-tiba,” imbaunya. (r01/bpbd23).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *