BPBD NTB Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir di Sekotong

Lombok Barat, flashlombok.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sadimin, ST., MT., turun langsung meninjau kondisi pasca-bencana banjir yang menerjang Desa Taman Baru, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.
Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan langkah penanganan darurat berjalan efektif dan melihat langsung dampak kerusakan yang dialami masyarakat setempat.
Dalam peninjauan tersebut, Kalaksa BPBD didampingi oleh Sekretaris BPBD NTB, Ahmad Yani, S.Pd., MM.Inov, Plt. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ria Fapriyanie, ST., M.Sc, serta personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi NTB.
Selain memantau kondisi infrastruktur dan pemukiman warga, rombongan BPBD Provinsi NTB juga membawa bantuan logistik untuk meringankan beban para korban terdampak. Bantuan berupa paket kebutuhan dasar tersebut diserahkan secara simbolis kepada warga melalui aparat desa setempat.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk respons cepat pemerintah provinsi untuk memastikan warga yang terdampak banjir di Desa Taman Baru mendapatkan perhatian dan bantuan awal yang dibutuhkan,” kata Sadimin di sela-sela kegiatannya.
Pihak BPBD Provinsi NTB terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Barat dan instansi terkait untuk melakukan pendataan lebih rinci mengenai total kerugian material maupun fasilitas umum yang rusak.
Kecamatan Sekotong, khususnya Desa Taman Baru, menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus mengingat intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa h Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Barat pada Jumat, 09 Januari 2025, mengakibatkan banjir di Kecamatan Sekotong.
Berdasarkan laporan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Provinsi NTB, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.00 WITA dan berdampak pada pemukiman warga di dua desa, yakni Desa Taman Baru dan Desa Pesisir Mas.
Banjir dipicu oleh curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi terus-menerus sejak pukul 13.00 hingga 15.00 WITA. Tingginya curah hujan menyebabkan debit air sungai meluap hingga ke area pemukiman. Kondisi ini diperparah dengan adanya kiriman aliran air dalam volume cukup besar dari wilayah pegunungan sekitar.
Akibat kejadian ini, ratusan kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak. Di Desa Taman Baru, tercatat sebanyak 206 KK terdampak dengan 206 unit rumah terendam banjir. Sementara itu, di Desa Pesisir Mas, sebanyak 45 KK terdampak dengan 45 unit rumah juga mengalami hal serupa. Hingga laporan ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa.
Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Lombok Barat bersama TNI/Polri, Tagana, aparatur desa, dan masyarakat setempat telah turun ke lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan darurat.
Pihak BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, antara lain bantuan logistik, selimut, matras, dan tikar. Selain itu, diperlukan upaya fisik berupa normalisasi sungai dan perbaikan jembatan antar dusun di Desa Taman Ayu yang rusak.
BPBD Provinsi NTB menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat sebagian besar wilayah NTB telah memasuki musim hujan. Potensi hujan ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi tiba-tiba masih mungkin terjadi dalam 10 hari ke depan. Warga diminta untuk proaktif menjaga kebersihan lingkungan dan memantau debit air di wilayah aliran sungai. (r01/bpbd12).
