Tahun 2024, BNNP NTB Ungkap 18 Kasus Narkoba, Tangkap 35 Tersangka

Mataram, flashlombok.com –  Badan Narkotika Nasional Provinsi NTB, sepanjang tahun 2024, tepatnya periode Januari-Desember, berhasil mengungkap delapan belas kasus narkoba, dengan jumlah tersangka sebanyak 35 orang.

Selain menangkap para tersangka, juga telah disita sejumlah barang bukti dari para tersangka, berupa narkotika jenis shabu-shabu seberat 93,44 gram, ganja 10.053,41 gram, satu buah pohon ganja, tujuh butir pil ekstasi.

‘’Dari kasus yang berhasil diungkap ini, yang sudah masuk tahap P21 sebanyak 35 berkas,’’ kata Plh BNNP NTB, M Ridwan, S,AP, saat jumpa pers, di Mataram, Senin (30/12/2024).

Jika dilihat dari hasil pengungkapan kasus, pencapaian kinerja bidang pemberantasan tahun 2024 ini sebanyak 35 berkas, melebihi target yang telah ditetapkan sebanyak enam berkas.

Ditambahkan, keberhasilan yang diraih BNNP NTB ini, tidak terlepas dari berbagai terobosan kreatif yang telah dilakukan sepanjang tahun 2024, untuk mewujudkan provinsi NTB bersih narkoba.

Ridwan menyebutkan, terobosan yang telah dilakukan diantaranya BNNP NTB telah melaksanakan sinergi berbasis keagamaan melalui organisasi keagamaan Islam, Hindu, Kristen, PSMTI, termasuk berbasis sekolah bersinar kerjasama BNNP NTB, TP PKK NTB dan Dinas Dikbud NTB melalui Ikrar Pelajar Anti Kekerasan dan Anti Narkoba.

‘’BNNP NTB juga memberikan Pelatihan Lifeskill kewirausahaan dan UMKM kepada mantan pecandu narkoba serta memfasilitasi pelatihan bagi mantan pengguna narkoba. Pelatihan yang diberikan adalah masakan dan minuman kekinian yang dapat dibuat secara simpel dan cepat, serta dapat diperjual belikan setiap hari. Lokasi Pelatihannya di  kawasan rawan Narkoba di Desa Tanjung Lombok Utara,’’ jelasnya.

Ridwan menegaskan, tidak dapat dipungkiri peredaran narkoba masih menjadi tantangan yang kompleks dan terus berkembang. Karenanya, ia mohon dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat NTB untuk menjadi garda terdepan dalam memerangi peredaran narkoba.

‘’Mari kita tingkatkan kesadaran dan pengetahuan kita tentang bahaya narkoba,  serta melibatkan diri aktif dalam pelaporan informasi yang dapat membantu tindakan pencegahan dan penindakan yang lebih efektif,’’ harapnya seraya menambahkan BNNP NTB mengajak untuk bersama-sama melawan peredaran narkoba dan menciptakan NTB yang bebas dari ancaman bahaya Narkoba, sehingga terwujudnya generasi NTB yang kuat, sehat, dan berprestasi. (r01/mtr30).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *